Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Boediono Genjot Wisata Syariah

Reporter : Ervina
Senin, 2 Juni 2014 12:32
Boediono Genjot Wisata Syariah
Wakil Presiden Boediono mendukung pengembangan wisata syariah di negara-negara muslim. Dengan berkembangnya industri pariwisata di negara tersebut maka kesejahteraan warganya akan meningkat.

Dream - Wakil Presiden Boediono meminta agar negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja sama Negara-negara Islam (OKI) dapat mengembangkan pariwisata syariah. Pasalnya, hal ini mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat di negara yang bersangkutan.

" Pariwisata dapat memberi kontribusi signifikan pada pembangunan ekonomi dan pengurangan kemiskinan. Termasuk di negara-negara yang tidak dikaruniai sumber daya alam," kata Boediono saat membuka Seminar " Islamic Tourism: The Prospects and Challenges" , Senin 2 Juni 2014.

Menurut Boediono, peningkatan kerjasama pariwisata antar negara muslim ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Apalagi saat ini penduduk muslim sekitar 24 persen dari jumlah populasi dunia.

" Kita perlu arus wisatawan antar negara anggota OKI, dan perlu lebih aktif mempromosikan pariwisata syariah di forum-forum global," papar Boediono dalam seminar yang digelar OKI bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Tahun lalu, tercatat 151,6 juta wisatawan mengunjungi negara-negara anggota OKI dengan nilai ekonomi mencapai USD 135,5 miliar. Jumlah wisatawan sebanyak itu setara dengan 15,2 persen dari total wisatawan dunia.

" Ke depan angka ini diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan kemajuan ekonomi negara berpenduduk muslim," kata Boediono.

Seminar tindak lanjut dari Forum Pertemuan Menteri-Menteri Pariwisata ke-8 OKI pada Desember 2013 di Gambia ini akan merumuskan standar wisata syariah.

" Kita menyadari potensi ini untuk dikelola oleh negara-negara OKI. Yang diperlukan adalah pengembangan konsep terpadu. Tidak hanya terbatas konsep wisata, tapi juga seluruh faktor pendukungnya," tandas Boediono. (Ism, Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar