Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Haji Indonesia (setkab.go.id)
Dream - Badan Pusat Statistik menyatakan pelayanan haji musim 1438 H/2017 M masuk dalam kategori memuaskan. Penilaian ini didasarkan pada Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) di Arab Saudi tahun ini sebesar 84,85 persen, naik 1,02 persen dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 83,83 persen.
" Artinya Pemerintah Indonesia melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan semua unsur yang terlibat telah mampu mengakomodasi 84,85 persen harapan jemaah haji Indonesia terhadap pelayanan yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi," ujar Kepala BPS, Suhariyanto, dikutip dari setkab.go.id, Rabu 1 November 2017.
Suhariyanto mengatakan, kenaikan indeks kepuasan ini ditopang oleh upaya pemerintah untuk meningkatkan standar pelayanan ibadah haji, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Hal ini juga meliputi pembinaan dan perlindungan kepada para jemaah haji.
Dia menambahkan, pelayanan yang diberikan kepada para jemaah haji adalah sama. Tetapi karena pelayanan dibagi ke dalam jenis dan sifat pekerjaan membuat indeks kepuasan yang didapat masing-masing layanan menjadi berbeda.
Sebagai contoh, pelayanan Transportasi Bus Antar Kota yang naik sebanyak 3,11 poin, disusul Bus Sholawat naik 2,18 poin, serta pelayanan hotel di Mekah dan Madinah naik 1,75 poin.
Tetapi, indeks kepuasan di beberapa item seperti Transportasi Bus Armina (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) justru turun 1,76 poin, pelayanan tenda di Armina turun 1,75 poin, serta pelayanan katering di Armina juga turun 0,19 poin.
Khusus untuk penurunan indeks kepuasan pelayanan tenda di Armina, kata Suhariyanto, ditopang oleh sejumlah faktor. Beberapa di antaranya seperti indeks kesesuaian ukuran atau kapasitas tenda dengan jumlah jemaah haji turun sebesar 6,60 poin.
Selain itu, indeks pengaturan dan penempatan jemaah haji turun 4,44 poin. Sedangkan indeks kenyamanan dan kebersihan tenda juga mengalami penurunan sebesar 3,38 poin.
Meski begitu, Suhariyanto menjelaskan secara umum perbaikan pelayanan dan penyediaan tenda mendapatkan apresiasi dari jemaah haji. Sementara, bertambahnya kuota jemaah haji menuntut penyediaan jumlah tenda yang lebih memadai terutama di Mina.
" Secara keseluruhan jemaah haji merasa belum puas dengan pelayanan tenda di Armina," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya