Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bergugurannya bursa saham regional kembali menenggelaman indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Sentimen penyelesaian utang Yunani dituding jadi pemicu kecemasan pelaku pasar.
Memburukan perkembangan penyelesaian utang Yunani memang memukul pasar modal Asia. Indeks Nikkei Jepang dan Hang Seng Tiongkok sudah terpangkas 0,17 persen dan 0,53 persen.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 25 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemeh 0,366 poin (0,23%) ke level 159,670.
Aksi jual menerjang 18 emiten yang terpaksa memulai sesi perdagangan dari zona merah. Beruntung 8 emiten lainnya masih bisa menyelematkan diri dari aksi jual.
Transaksi perdagangan di sesi pemanasan ini mencapai Rp 17,43 miliar dengan 63,09 juta saham berpindahtangan
Di sesi pembukaan, ISSI juga masih belum berkutik. Kali ini acuan indeks saham syariah di pasar modal Idonesia ini kembali terpangkas 0,324 poin (0,20%) ke level 159,712
Tekanan yang sama dialami saham-saham di jejeran bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 2,260 poin (0,34%) ke level 664,111 di sesi prapembukaan.
Indeks yang berisi 30 saham syariah unggulan ini juga kembali terpangkas 2,138 poin (0,32%) ke level 664,233 di sesi pembukaan.
Secara umum, pasar modal Indonesia memang tengah berada dalam tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terseret ke zona merah usai melemah 9,384 poin (0,19%) ke level 4.944,132
Kondisi tak berubah banyak di sesi pembukaan. IHSG terpangkas 8,394 poin (0,17%) ke level 4.944,132.
Lantai bursa awal sesi ini sudah menguyur dana hingga Rp 425,74 miliar. Pemodal Asing memulai sesi pemanasan dengan nett buy Rp 1,89 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya