Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (chauffeur.zimloxion.com/)
Dream - Sopir orang terkaya China, Li Ka-Shing mungkin paling `sombong`. Diberikan uang pensiun US$ 24,000 setara Rp 319 juta, sang sopir malah menolaknya.
Penolakan sopir ini bukannya tanpa alasan. Selama menjadi sopir Li Ka-Shing, sang sopir tenyata sudah mengantongi kekayaan ratusan juta rupiah.
Mengutip laman visiontimes.com, Rabu, 24 Juni 2015, cerita ini bermula ketika taipan properti terkaya China ini mempersiapkan masa pensiun sopir setianya yang telah mengabdi selama 30 tahun.
Sebagai hadiah pensiun, Li Ka-Shing ingin memberikan uang pesangon sekitar 2 juta dolar Hong Kong.
Betapa kagetnya Li Ka-Shing kala sang sopir menolak secara halus pemberian hadiah uang ratusan juta rupiah tersebut.
Sang sopir akhirnya bercerita jika dirinya selama ini telah memiliki uang cukup besar. Bahkan blog.chinadaily.com.cn, menyebut sopir Li Ka-Shing ini kini bisa menghasilkan uang lebih dari 20 juta yuan.
Sontak pengakuan ini membuat Li Ka-Shing terkaget. Bagaimana mungkin seorang sopir yang hanya bergaji 6.000 yuan per bulan bisa mendapatkan kekayaan sebanyak itu.
Ternyata selama bekerja pada Li Ka-Shing, sopir ini kerap menguping percakapan telepon majikannya. Pembicaraan tersebut seputar pembelian tanah dan saham-saham yang menjanjikan.
Menguping rekomendasi majikannya itu, Sopir yang mengetahui kejelian Li Ka-Shing dalam bisnis properti, ikut mengikuti saran-saran yang didengarnya tanpa izin tersebut.
" Ketika saya mengemudi, saya memusatkan perhatian pada apa yang Anda bicarakan dengan mitra terkait saham yang harus dibeli. Manakala Anda membeli tanah, saya membeli dalam luas kecil di lokasi yang sama. Apapun saham yang Anda beli, saya juga membelinya," ujar sang sopir.
Keputusannya selama ini ternyata tepat. Setelah 30 tahun menjadi sopir dan menguping rekomendasi investasi Li Ka-Sing, aset kekayaannya kini bernilai 20 juta yuan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya