Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bursa Syariah Ditutup Menguat, Saham Tambang Tertekan

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 19 Januari 2016 16:27
Bursa Syariah Ditutup Menguat, Saham Tambang Tertekan
Kurs rupiah yang melemah di awal perdagangan berhasil kembali menguat mengikuti arus global.

Dream - Bursa saham syariah Indonesia berhasil ditutup menguat meski sempat tertekan di sesi perdagangan siang. 

Sentimen negatif dari pelemahan harga minyak dunia yang berimbas pada emiten pertambangan membuat laju indeks sempat tertekan.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 19 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 0,848 poin (0,60%) ke level 141,257.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ditutup menguat 4,904 poin (0,83%) ke level 592,400.

Laju bursa saham syariah memulai sesi perdagangan dari zona hijau. Namun tekanan jelang penutupan sesi pertama membuat laju ISSI dan JII sempat jatuh ke zona merah.

ISSI sempat turun ke teritori negatif dengan level terendah di 140,199 sementara posisi tertingginya dicetak di 141,465.

Transaksi perdagangan saham syariah relatif normal dengan dana bergulir hingga Rp 2,59 triliun. Dengan 26,61 saham berpindahtangan, investor membawa 83 emiten ISSI ke zona hijau, 74 bergerak melemah, dan 51 emiten stagnan.

Aksi beli juga melanda sebagian besar saham-saham penghuni JII. Tercatat 24 emiten bluechips syariah ditutup menguat dan 4 lainnya tertekan aksi jual.

Saham emiten pertambangan mengalami koreksi terdalam dengan melemah 0,55 persen disusul perdgaangan 0,51 persen dan barang konsumsi 0,20 persen.

Top gainer indeks saham bluechips syariah dihuni oleh UNTR yang naik Rp 275, UNVR Rp 250, ICBP Rp 250, AALI Rp 175, dan LPPF Rp 175 per saham.

Sebaliknya, saham-saham pertambangan yang terpengaruh harga minyak dunia mengalami tekanan hebat. Salah satunya melanda emiten ITMG yang turun Rp 175 dan PGAS Rp 45 per saham. Disusul SILO yang turun Rp 100 dan SSMS Rp 45 per saham.

Tekanan jual jelang penutupan juga sempat memangkas kenaikan Indes Harga Saham Gabungan (IHSG). Menguat 10,461 poin (0,23%), IHSG menutup perdagangan di level 4.491,737.

IHSG sebetulnya hampir kembali menyentuh 4.500 saat menembus level tertinggi di 4.499,575.

Lantai bursa saham hari ini berhasil menghimpun dana investor hingga Rp 3,35 triliun dengan posisi asing nett sell hingga Rp 335,78 miliar. Meski masih nett sell, investor asing mulai mengurangi aksi jualnya.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah yang pagi tadi melemah berhasil mengikut arus global. Rupiah sore ini berbalik menguat 103 poin (0,74%) menjadi 13.834 per dolar AS.

Beri Komentar