Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Bursa Syariah Jatuh Lagi ke Zona Merah

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 23 Februari 2016 16:25
Bursa Syariah Jatuh Lagi ke Zona Merah
Pembukaan positif tak bisa dipertahankan setelah muncul sentimen negatif dari regional dan harga minyak mentah dunia.

Dream - Tekanan jual kembali meningkat jelang penutupan perdagangan saham. Kondisi bursa regional yang melemas setelah koreksi harga minyak dunia menyeret indeks syariah jatuh ke teritori negatif.

Padahal harapan akan berlanjutnya penguatan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) sempat muncul di sesi pembukaan.

Terlebih lagi, investor asing hari ini kembali melantai dengan nett buy mencapai Rp 451 miliar di sesi penutupan.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 23 Februari 2016, indeks ISSI turun 1,839 poin (1,23%) ke level 147,192. Koreksi juga terjadi pada indeks JII yang turun 8,213 poin (1,30%) ke level 623,525.

Indeks ISSI dan JII sebetulnya memulai perdagangan dari zona positif. Meski ISSI hanya mampu melaju pelan ke level terendah di 149,591.

Transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 3,81 triliun dengan 31,49 miliar saham beprindahtangan.

Aksi jual saham menyeret 119 emiten syariah masuk kembali ke zona negatif. Hanya 46 emiten yang mampu melawan tren pelemahan sementara 59 lainnya bertahan stagnan.

Saham-saham infrastruktur menjadi satu-satu indeks sektoral yang bergerak menguat sebesar 0,37 persen. Selebihnya, indeks sektoral bergerak melemah dengan koreksi dalam terjadi pada industri aneka yang turun 2,72 persen dan industri dasar 2,00 persen.

Di jajaran saham keping biru syariah, emiten penghuni top gainer diisi oleh ITMG yang naik Rp 200, MIKA Rp 55, serta KLBF, PGAS, dan TLKM yang masing-masing menguat Rp 40 per saham.

Sementara saham UNVR yang awal pekan kemarin jadi buruan investor, kali ini dilanda tekanan jual. Menjadi top losser, UNVR terkoreksi Rp 925. Disusul AALI Rp 750, UNTR Rp 700, INTP Rp 500, dan SILO Rp 425 per saham.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah juga ikut mengalami tekanan. Sore ini rupiah melemah 10 poin ke level 13.448 per dolar AS.

Beri Komentar