Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(aescabincrew.com)
Dream - Seorang mantan karyawan industri penerbangan, Alison Hope, menulis sebuah artikel kontroversial yang mengungkapkan sisi gelap dunia penerbangan yang mungkin mantan rekannya tak ingin Anda mengetahuinya.
Menulis di Refinery 9, Alison Hope mengatakan penumpang seharusnya tidak memesan minuman teh atau kopi selama dalam penerbangan.
Sebab, air yang digunakan disimpan dalam tangki yang sulit untuk dibersihkan dan mungkin mengandung bakteri dalam jumlah besar.
Dia juga menyarankan penumpang untuk makan makanan yang terbungkus dengan benar dari sebuah perusahaan terkemuka, kecuali dua maskapai besar asal Timur Tengah dan Asia.
" Chef-chef di LSG Sky, salah satu kontraktor terbesar penyedia makanan untuk penerbangan, sering mendapat komplain karena pelanggaran kesehatan, dan makanannya tidak enak," tulis Hope.
Sebelum makan, Hope tak lupa berpesan agar penumpang membersihkan meja nampan mereka dengan tisu antibakteri karena kemungkinan nampan tersebut mengandung kotoran atau hal-hal buruk lainnya.
" Penumpang sering menggunakan nampan sebagai tempat menaruh popok atau barang kotor lainnya, dan sayangnya, nampan tersebut sering dibersihkan asal-asalan."
Meja nampan juga bisa kena muntah atau cairan tubuh lainnya dari penumpang. Dia juga menambahkan orang juga kadang meninggal di pertengahan penerbangan, sering karena serangan jantung.
" Ketika seseorang meninggal dalam penerbangan, pesawat akan sering mengalihkan ke kota terdekat. Tapi kadang-kadang, orang meninggal tanpa disadari sehingga tidak ada pemberitahuan sampai mereka tidak bangun dari tempat duduk mereka setelah mendarat."
Alison mengatakan selalu ada risiko bahwa ada kesalahan teknis yang mengganggu pesawat yang bisa menjadi sesuatu yang serius.
Dia mengatakan hampir setiap pesawat memiliki masalah dan sebagian besar masalah itu, jika tidak terlalu parah, akan dibiarkan sampai pesawat menjalani perawatan rutin saat mendarat.
(Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya