Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Ask.com)
Dream - Maraknya penerbitan reksadana syariah global menjadi keuntungan tak terduga bagi Citi Indonesia. Perusahaan multinasional ini memperoleh kepercayaan dari tiga lembaga keuangan sekaligus untuk menjadi administrasi lokal reksadana dan bank kustodian global.
Tiga reksadana yang memberikan kepercayaan kepada Citi itu adalah BNP Paribas Cakra Syariah USD, Schroder Global Sharia Equity Fund USD, dan Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS (MANSYAF).
Melalui layanan Global Window, Citi mengaku bisa menawarkan layanan satu jendela untuk mendukung penyelesaian portfolio luar negeri. Sementara sebagai bank kustodian, Citi akan berperan dalam mengadministrasi, mengamankan dan memfasilitasi penyelesaian transaksi portfolio investasi ketiga reksadana baik untuk investasi yang dilakukan di pasar modal domestik maupun luar negeri.
" Produk-produk ini akan memberikan peluang baru bagi para investor lokal untuk dapat mengakses berbagai pasar modal di dunia dengan memanfaatkan jejak global dan kemampuan Citi di bidang Markets and Securities Services.” ujar David Russell, Regional Head of Securities Services Citi Asia Pacific dalam keterangan persnya, Senin, 22 Februari 2016.
Hal senada juga disampaikan Batara Sianturi, Chief Executive Officer Citi Indonesia. Dia mengaku sangat senang dapat memilki peran penting dalam peluncuran Reksadana Global Syariah yang pertama di Indonesia.
" Peran sebagai Bank Kustodian sangatlah penting dalam mendukung produk-produk reksadana terobosan ini, khususnya dalam memberikan akses terhadap pasar modal global. Penunjukkan ini mengukuhkan posisi kuat Citi di pasar modal Indonesia,” tegasnya.
Citi adalah mitra strategis bagi para manajer investasi di Indonesia yang semakin memperluas alternatif investasi bagi investor di Indonesia. Berbagai alternatif solusi investasi yang ditawarkan tersebut merupakan hasil dari dikeluarkannya peraturan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada kuartal keempat tahun 2015.
Peraturan tersebut memberikan ijin kepada reksadana berbasis efek syariah untuk dapat berinvestasi minimal 51 persen pada portfolio investasi luar negeri.
Melalui Reksadana Global Berbasis Syariah, investor Indonesia dapat mengakses pasar modal di luar negeri dan semakin memiliki kemampuan untuk mendiversifikasi portfolio investasinya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan