Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Indopremier Securities (indopremier.com)
Dream - Belanja reksadana syariah kini tidak pakai ribet. Supermarket reksadana online IPOTFUND telah menyediakan sekitar 20 produk reksadana syariah.
Marketing IPOTFUND, Siti Hamah, menyebutkan dari 129 produk reksadana yang ditawarkan supermarket ini, ada 20 produk reksadana syariah. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2014, ketika supermarket ini pertama kali diluncurkan.
"Waktu awal, kita hanya menjual sekitar 15-an produk syariah, sekarang sudah 20 produk," ujar Siti ketika ditemui di Pesta Reksadana Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 29 Januari 2016.
Banyaknya produk reksadana yang ada saat ini, lanjut Siti, menambah minat para investor untuk menanamkan dananya ke produk investasi syariah tersebut.
"Sekarang sudah banyak yang nanya syariah. Peminatnya meningkat, mungkin karena produknya sudah mulai banyak," paparnya.
Menurut Siti, berinvestasi melalui reksadana syariah kini tidak perlu ribet. Bahkan hampir sama dengan reksadana lain. Melalui website IPOTFUND, para pengunjung cukup membuat akun secara online, lalu tinggal pilih reksadana yang akan dibeli.
"Jadi kalau biasa membeli online, kita sama seperti itu. Cukup bikin akun di www.indopremier.com, lalu tunggu konfirmasi dari email, pilih reksadana yang mau dibeli, masukkan keranjang, transfer," paparnya.
Harga reksadana dan reksadana syariah yang ditawarkan pun sangat terjangkau. Hanya dengan membeli Rp 100 ribu, sudah bisa menjadi investor reksadana.
"Dengan sistem online ini, satu akun untuk semua reksadana, bebas fee karena online. Nanti kita sediakan juga informasi mengenai top ten saham dan reksadana," tandasnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari