Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengaku sukses melampaui target penyaluran pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dalam penyelenggaraan Indonesia Property Expo (IPEX) 2016. Acara ini telah berlangsung sembilan hari dari tanggal 13-21 Februari 2016.
Sebelumnya BTN menargetkan selama pameran berlangsung bakal mendapatkan kucuran kredit baru senilai Rp 2 triliun. Dalam sesi penutupan IPEX 21 Februari 2016 BTN mencatatkan transaksi selama pameran mencapai lebih dari Rp 3 triliun.
" Ini luar biasa sekaligus ini menunjukkan permintaan masyarakat atas rumah masih sangat tinggi. Dan kami akan terus mendorong ini agar bagaimana pasar tetap dapat merespon permintaan masyarakat terhadap rumah, sementara kami memberikan dukungan pembiayaannya," ujar Mansyur S Nasution, Direktur Bank BTN menjelaskan di sela-sela acara penutupan IPEX 2016 di Jakarta, Minggu 21 Februari 2016.
Dalam keterangan persnya, Mansyur menilai permintaan masyarakat terhadap rumah masih sangat tinggi. IPEX 2016 adalah sebuah bukti nyata bahwa masyarakat tetap memburu dimanapun rumah itu ada.
" Pasarnya sangat luar biasa. Walaupun hanya 9 hari IPEX diselenggarakan, tapi respon masyarakat di atas ekspektasi kami. Target yang kami tetapkan Rp 2 triliun terlampaui. Transaksi selama pameran berlangung mencapai lebih dari Rp 3 triliun," tegasnya.
IPEX 2016 tercatat dihadiri oleh lebih dari 300.000 pengunjung. Dari total transaksi selama pameran 55 persen adalah transaksi untuk rumah menengah atas. Sementara 45 persen sisanya transaksi untuk rumah FLPP.
Dalam pameran tersebut Bank BTN memberikan kebijakan khusus untuk transaksi yang dilakukan selama masa pameran berlangsung, antara lain untuk KPR FLPP dengan suku bunga ringan 5 persen dan uang muka hanya 1 persen serta bebas biaya administrasi.
Mansyur menambahkan sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar dalam pembiayaan perumahan di Indonesia, Bank BTN akan terus melakukan terobosan untuk meningkatkan penyaluran kreditnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya