Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia tampaknya belum cukup punya sumber daya untuk kembali menguat. Setelah kemarin ditutup menguat, IHSG dan bursa saham syariah justru kembali dibuka melemah.
Hampir seluruh indeks sektor saham jatuh ke zona merah. Emiten tambang yang kemarin melemah kini justru menjadi buruan investor.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 1,192 poin ke level 132,473.
Laju pelemahan ISSI tak berubah hingga 13 menit waktu perdagangan. ISSI tercatat sudah turun 1,302 poin (0,97%) ke level 132,363.
Tercatat sudah 84 emiten syariah jatuh ke zone negatif. Sebaliknya, 35 lainnya masih bergerak menguat dan 22 emiten ISSI bertahan stagnan.
Koreksi cukup dalam dialami indeks saham bluechips syariah. Turun 7,1 poin, Jakarta Islamic Index (JII) memulai sesi perdagangan di level 547,774.
Indeks JII hingga pagi ini belum bisa berbuat banyak. Turunnya harga saham dari 22 emiten unggulan syariah menyeret JII melemah 6,346 poin (1,14%) ke level 548,528.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan preopening, turun 27,680 poin (0,65%) ke level 4.200,821. IHSG kembali terpangkas 41,191 poin (0,97%) ke level 4.187,310 di sesi pembukaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya