Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menghemat Uang Memang Perlu, Tapi Jangan Kelewatan.
Dream – Garis rezeki manusia telah diatur oleh Allah SWT. Dibalik harta yang dimilikinya, terdapat bagian yang menjadi hak-hak orang tak berpunya. Manusia pun diingatkan untuk tidak hidup berlebihan dan kikir.
Allah SWT dalam QS Al Furqan:67 berfirman “ Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS Al Furqan: 67)
Manusia dikatakan hidup berlebihan jika membelanjakan harta untuk hal yang sia-sia. Apalagi sampai dibelanjakan bukan untuk jalan kebaikan. Seorang muslim hendaknya selalu ingat jika Allah tidak menyukai orang-orang yang boros.
“ …Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.” (QS Al Isra’: 26-27).
Menjauhi sifat boros bisa dilakukan dengan membiasakan sikap berhati-hati dalam pengeluaran, cermat, dan hemat dalam membelanjakan penghasilan. Dengan berhemat, kita akan terbesar dari rasa was-was terhadap masalah keuangan, punya tabungan, dan bisa lebih percaya diri menghadapi masa depan.
Meski dianjurkan berhemat, namun tak membuat muslim jadi berhemat segala hal. Seorang muslim setidaknya dianjutkan untuk tidak berhemat untuk lima hal ini.
© Dream
Islam menjadikan berbakti kepada kedua orang tua sebagai sebuah kewajiban yang sangat besar. Rasulullah bersabda ketika ditanya tentang amal-amal saleh yang paling tinggi dan mulia, “ Shalat tepat pada waktunya, berbuat baik kepada kedua orang tua, jihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Keutamaan berbuat baik/berbakti pada orang tua antara lain dikabulkannya doa, dihapuskannya dosa besar, ditambahkan rejeki yang berkah, rida Allah adalah rida orang tua, diterimanya amal, dan kelak dikaruniai anak-anak yang berbakti. Maka, tak usah terlalu berhemat saat berbakti pada orang tua.
Baca selengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya