Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Belanja.
Dream – Ibu rumah tangga kerap bingung dalam membelanjakan uang bulanan yang diberikan suami. Terbawa nafsu, biasanya uang itu diberlikan sesuatu yang sudah diidamkan. Apalagi jika produk yang dilirik sedang menawarkan diskon besar.
Tidak jarang kebiasaan itu membuat para istri “ kebablasan” saat membelanjakan uang belanja. Alhasil, anggaran belanja yang seharusnya cukup untuk sebulan menjadi jebol.
Lalu, apa sebetulnya pemicu dan bagaimana agar uang belanja tidak membengkak?
Pertama, ketahui kebutuhan barang-barang rumah tangga setiap bulannya. Ibu rumah tangga perlu tahu kebutuhan toiletries (peralatan mandi dan perawatan badan), dan lain-lain setiap bulan. Caranya dengan mencatat pemakaian selama sebulan.
Jika mengetahui jumlah yang diperlukan, ibu rumah tangga bisa membelinya sekaligus saat belanja bulanan. Belanja dalam jumlah banyak biasanya akan mendapatkan potongan harga dan menghindarkan bolak-balik ke supermarket.
Kedua, membeli produk sebuah supermarket. Sekarang ini, banyak supermarket mengeluarkan produk rumah tangga dengan menggunakan merek supermarket, misalnya gula pasir dan minyak goreng. Harganya biasanya lebih murah daripada yang bermerek.
Ketiga, buatlah catatan ketika belanja. Catatan belanja ini akan menghindarkan ibu rumah tangga dari godaan barang-barang yang berada di luar kebutuhan, terlebih godaan barang diskon.
Baca selengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya