7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Helikopter Sering Digunakan Untuk Taksi Terbang. (foto: Shutterstock)
Dream – Layanan taksi terbang kini tersedia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Layanan ini menggunakan helikopter untuk mengangkut penumpang dari dan menuju Bandara terbesar dan paling sibuk di Tanah Air itu.
Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 26 Februari 2021, transportasi ini telah beroperasi sejak Agustus 2020. CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan, layanan taksi terbang atau helicity ini diberikan untuk melakukan pemutakhiran Bandara Soekarno-Hatta.
“ Salah satunya bangun multimoda bandara Soetta. Karena kita tahu ini best airport. Ini bisa jadi model helicity atau taxi sebagai multimoda yang bisa dibangun di bandara,” kata Denon dalam diskusi virtual.
Dia mengatakan Whitesky Aviation telah bekerja sama dengan Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soetta untuk menyiapkan terminal helikopter atau heliport. Sebagai lokasi taksi terbang ini.
“ Jadi tujuan dari heliport ini adalah untuk mengakses masyarakat yang ingin menuju airport atau dari airport ke tengah kota dengan menggunakan connecting flight,” kata Denon.
Denon menjelaskan, heliport taksi terbang ini dibangun di atas lahan seluas 3 hektare, dan memiliki satu shooting point dengan tujuh parking stand. Heliport ini memiliki kapasitas maksimum wait helikopter 12 ton.
Penumpang berjumlah 6-8 orang ditampung di heliport di Cengkareng.
“ Yang nantinya misi yang kita ambil bukan hanya VIP, tapi helicity. Helicity ini bisa secara pricing affordable untuk kebanyakan masyarakat,” kata dia.
Untuk pemesanan, Denon melanjutkan, masyarakat bisa memintanya melalui aplikasi Helicity. Layanan taksi terbang ini menjangkau 72 titik di Jabodetabek.
Harga terendahnya untuk satu helicity sebesar Rp8 juta.
“ Jadi harganya antara Rp 8juta- Rp20 juta untuk yang helicity. Tapi untuk yang chartered flight itu di atas Rp20 juta. Kalau helicity 3-4 passengers, kalau yang chartered flight dari 4-8 penumpang,”kata Denon.
(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?