Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ternyata, Ada Juga Uang Koin Rupiah Yang Nominalnya Mencapai Ratusan Ribu. (Foto: Shutterstock)
Dream - Bank Indonesia (BI) bakal menarik 4 seri uang rupiah lama pada 31 Desember 2018. Keempat uang itu akan segera dicabut dan harus segera ditukarkan maksimal sampai 31 Desmber 2018.
Keputusan menarik uang edisi lama sebetulnya rutin dilakukan BI. Sejak Indonesia berdiri, sudah banyak rupiah yang dicabut dan dinyatakan tak berlaku lagi sebagai alat pembayaran.
Tak hanya menerbitkan uang biasa, BI juga pernah menerbitkan uang rupiah khusus (URK). Biasanya BI hanya mengeluarkan uang khusus ini untuk koleksi dan suvenir.
BI menjual uang ini kepada masyarakat umum dan penjualannya dilakukan di seluruh kantor BI. Harga jualnya bisa lebih tinggi daripada nominalnya itu sendiri.
Salah satu uang khusus yang dikeluarkan BI adalah uang logam rupiah. Namun karena dibuat khusus, nominal pecahan uang yang dibuat tak seperti logam pada umum yang biasanya bernilai Rp50, Rp100, Rp200, Rp500, dan Rp1.000.
Di uang khusus ini, ada yang nominalnya mencapai Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu, dan Rp25 ribu. Ada juga yang nominalnya mencapai Rp100 ribu, bahkan Rp850 ribu.
Penasaran? Berikut ini adalah deretan uang khusus yang nominalnya " wah" , dikutip dari bi.go.id, Rabu 5 Desember 2018.
Uang koin ini termasuk ke dalam Uang Khusus Seri Cagar Alam. Uang tersebut dirilis tahun 1974 dan bernominal Rp100 ribu.
Pecahan Rp100 ribu ini terbuat dari logam emas dengan kadar 900/1000 untuk kualitas proof dan non proof. Beratnya mencapai 33,44 gram.

Di bagian depan, terdapat gambar Garuda Pancasila dengan tulisan " Bhineka Tunggal Ika" , " Bank Indonesia" yang disusun setengah lingkaran, serta tahun pengeluaran " 1974" .
Di bagian belakang, ada gambar komodo dan nominal uang. Uang ini juga memiliki gerigi di samping uang.
Uang koin ini termasuk ke dalam seri Uang Khusus Seri Demokrasi yang dirilis pada 1995. Uang logam yang nominalnya Rp300 ribu ini terbuat dari logam emas dengna kadar 23 karat.
Ukurannya uang ini 151 mm x 65 mm dan memiliki berat 17 gram.
Di bagian depan, terdapat gambar utama Garuda Pancasila di dalam lingkaran, tulisan " Bank Indonesia" , nilai pecahan, angka 19 dan 95, serta 50 buah bintang yang melingkari gambar utama.

Di bagian belakang, uang ini bergambar temu wicara dengan Presiden Soeharto dengan masyaarakat, logo DHN-45 di sebelah atas gambar utama, angka dan tulisan " 50 Tahun RI" di sebelah bawah gambar utama, serta untaian 50 butir padi yang melingkari gambar utama.
Di bagian samping, terdapat lima garis di empat tempat berbeda, tulisan " 17 g" , gambar logo Perum Peruri, serta nomor seri yang terdiri dari lima angka.
Uang logam ini masuk ke kategori Uang Khusus Seri Republik Indonesia. Uang koin ini dirilis tahun 1995 dan nominalnya mencapai Rp850 ribu.
Uang yang nominalnya " wah" ini memang bahannya nggak main-main. Logam emas warna kuning ini seberat 50 gram dan terbuat dari emas dengan kadar karat 23 karat. Uang koin ini berukuran 151 mm x 65 mm.
Di bagian depan, terdapat gambar Garuda Pancasila yang berada di dalam lingkaran, tulisan " Bank Indonesia" , angka 19 dan 95, serta 50 bintang yang melingkari gambar utama.

Di bagian belakang, terdapat gambar Presiden Soeharto, tulisan " LIMA PULUH TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, gambar logo DHN-45, dan 50 bintang yang melingkari gambar utama.
Di bagian samping, terdapat lima garis di tempat yang berbeda, tulisan " 50 g" , gambar logo Perum Peruri, serta nomor seri yang terdiri dari lima angka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya