4 Uang Rupiah Lama Ini Tak Lagi Laku, Cepat Tukar Sebelum 31 Desember 2018

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 29 November 2018 12:43
4 Uang Rupiah Lama Ini Tak Lagi Laku, Cepat Tukar Sebelum 31 Desember 2018
Kamu bisa menukarnya di kantor Bank Indonesia.

Dream - Bank Indonesia (BI) masih memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menukar uang pecahan lama yang masa berlakunya sudah berakhir. Empat pecahan rupiah lama diketahui takkan lagi berlaku dan ditarik dari pasaran.

Mengutip Peraturan Bank Indonesia No. 10/33/PBI/2008 dikutip dari laman bi.go.id, Kamis, 29 November 2018, terdapat empat pecahan-pecahan uang yang telah dicabut dan akan ditarik.

Empat pecahan uang dari rupiah lama yang dimaksud adalah pecahan Rp10 ribu Tahun Emisi (TE) 1998 bergambar muka Cut Nyak Dhien, Rp20 ribu bergambar Ki Hadjar Dewantara.

Dua pecahan lainnya adalah uang kertas dengan nominal Rp50 ribu W. R. Soepratman, dan Rp100 ribu Soekarno-Moh. Hatta yang uangnya berbahan polymer.

Untuk masyarakat yang masih memiliki pecahan lama tersebut, BI masih membuka pintu penukaran uang-uang rupiah tersebut sampai 31 Desember 2018.

 

1 dari 6 halaman

Ini penampakan 4 pecahan rupiah

Sekadar informasi, BI secara rutin mencabut dan menarik rupiah. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan antara lain, masa edar uang dan ada uang emisi baru dengan perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang kertas.

 Pecahan rupiah lama yang tak lagi berlaku

2 dari 6 halaman

4 Uang Kertas Kuno Termahal di Indonesia

Dream - Uang kuno merupakan salah satu benda yang banyak diburu untuk dijadikan koleksi. Tak sekadar pajangan, para penggemar barang-barang antik ataupun kolektor juga menjadikab barang ini sebagai investasi yang unik.

Namun, seringkali masyarakat kita keliru dalam memprediksi uang kuno. Kadang mereka beranggapan harga uang kuno akan mahal jika memiliki umur tua.

Padahal anggapan itu tidaklah 100 persen benar, bisa dikatakan yang menetukan tingkat harga adalah kelangkaan dan nilai seni yang terkadung di dalamnya. Seperti halnya 4 uang kertas termahal di Indonesia berikut ini.

Nah penasaran uang nominal dan tahun berapakah yang paling mahal di Indonesia? Langsung yuk simak ulasanya di bawah ini.

3 dari 6 halaman

Uang Kertas Rp5.000 Keluaran tahun 1958

Uang kertas ini memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan uang kertas saat ini.

Pada satu sisi uang terdapat gambar perempuan berkebaya yang sedang memegang padi. Sementara pada sisi sebaliknya tergambar hamparan sawah terasering.

Pada masanya dulu, uang kertas ini hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu.

 uang kuno

Uang pecahan Rp 5.000 tersebut saat ini setara dengan Rp10 juta atau lebih. Dengan nilai historis yang tinggi, uang kertas ini dikategorikan sebagai uang langka yang memiliki daya jual tinggi.

4 dari 6 halaman

Uang Kertas 500 Gulden Keluaran 1933-1939

Uang sebelum kemerdekaan Indonesia, Gulden seri wayang, paling favorit dan paling diburu para kolektor.

Bentuknya yang indah, nominalnya yang lengkap dan kesulitannya yang sangat besar menyebabkan seri ini mengalami kenaikan harga yang sangat luar biasa.

Tidak heran banyak kolektor baik pemula maupun senior yang seringkali mengalami kesulitan untuk melengkapi seri ini.

Seri wayang terdiri dari 8 pecahan dan 14 variasi. Pecahan kecil (5, 10, dan 25 gulden) masing-masing memiliki 3 variasi tanda tangan. Sedangkan pecahan besar hanya satu variasi.

 uang kuno

Pecahan 500 gulden termasuk yang sangat sulit ditemukan, hanya sekitar 3 lembar saja yang pernah terlihat di pasaran. Harga untuk kondisi VF mungkin sudah melebihi angka Rp30 juta.

5 dari 6 halaman

Uang Kertas 1000 Gulden Keluaran 1933-1939

Kalau tadi nominalnya 500, sekarang 1000. Nah yang paling besar nominalnya adalah 1000 Gulden.

 uang kuno

Kamu punya uang ini? Kalau iya, simpan baik-baik. Soalnya kolektor yang kaya raya akan membayar sekitar Rp100 juta.

6 dari 6 halaman

Uang Kertas Rp100 Keluaran Tahun 1948

Di pasar uang kuno, lembar Rp100 terbitan tahun 1948 bergambar Pak Karno bisa laku Rp100 juta.

 uang kuno

Bahkan kalau kondisinya cukup mulus, harganya bisa satu setengah kali lipat. Alasan kenapa uang ini begitu mahal tak lain adalah karena jadi saksi zaman pascaperjuangan.

Uang jenis ini sangat langka dan di pasaran sangat susah ditemui.

(uang-kuno.com/berbagai sumber)

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik