Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (ANTARAFoto.com)
Dream - Bursa saham Indonesia dibuka melemah tipis di tengah minimnya sentimen positif yang diterima pelaku pasar. Sentimen aksi jual pemodal asing masih terus membayangi lantai bursa.
Indeks saham bereaksi positif dengan hadirnya emiten baru PT PP Properti Tbk yang melakukan debut perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada prapembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun tipis 0,133 poin (0,08%) ke level 168,976
Sebanyak 14 emiten syariah mengawali sesi pemanasan ini dengan bergerak dari zona hijau. Sementara 10 penghuni indeks ISSI lainnya masih tertekan aksi jual.
Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp Rp 10,80 miliar dengan 27,47 juta saham yang beralihtangan
Laju negatif ISSI masih berlanjut di sesi pembukaan. Kali ini ISSI kembali terpeleset 0,149 poin (0,09%) ke level 168,960
Pembukaan di zona merah juga dialami indeks saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 0,598 poin (0,08%) ke level 707,912 di sesi prapembukaan.
JII kembali terpangkas 0,693 poin (0,10%) di sesi pembukaan dan bertengger di level 707,817.
Secara umum, indeks bursa saham Indonesia pagi ini memang masih dilanda tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan dengan melemah 0,907 poin (0,02%) ke level 5.236,904 di sesi prapembukaan.
Di sesi pembukaan, IHSG juga masih belum beranjak dari zona merah setelah terpeleset 0,728 poin (0,01%) ke level 5.237,083.
Lantai bursa pagi ini sudah memperdagangkan dana investor sebesar Rp 22,90 miliar dengan 38,69 juta saham berpindahtangan.
Pemodal asing belum membawa kabar positif sampai hair ini. Asing masih menggelar aksi jual saham dengan nett sell Rp 524 juta.
Pasar modal domestik sedikit bereaksi dengan hadirnya emiten baru di lantai bursa. Aksi beli saham PT PP Properti Tbk dengan kode ticker PPRO sempat membuat indeks saham beranjak ke zona hijau. IHSG bereaksi positif dengan menanjak 0,025 poin (0%) ke level 5.237,083.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya