Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
IHSG
Dream - Dua indeks Saham Syariah di lantai bursa Indonesia sempat bergoyang di sesi awal perdagangan saham Kamis, 23 Oktober 2014. Melemahnya bursa saham utama regional membuat pelaku menarik kembali dananya dari lantai bursa.
Secara keseluruhan, angin negatif memang tengah berhembus ke pasar modal Indonesia. Terlihat dari laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik tipis.
Para pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 23 Oktober 2014, IHSG hanya naik tipis 2,26 poin (0,04%) ke level 5.076,58.
Hingga sesi pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG masih mampu bertahan di zona hijau meski dengan laju kenaikan yang mulai terbatas. IHSG hanya menguat 0,45 poin (0,01%) ke level 5.074,71.
Lantai bursa memang sedang dipenuhi tekanan terlihat dari 60 emiten penghuni BEI yang melaju di zona merah. Beruntung masih ada 48 saham yang bergerak dan 64 lainnya stagnan.
Pelaku pasar pagi ini sudah memperjualbelikan sekitar 158,63 juta saham dengan dana bergulir hingga Rp 203 miliar. Pemodal asing masih mempertahankan aksi beli dengan nilai Rp 6 miliar.
Berkurangnya daya angkat yang dialami IHSG juga menimpa dua indeks saham syariah di BEI. Bahkan kedua indeks ini dibuka di zona merah.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini melorot ke level 163,09, atau melemah tipis dari sesi penutupan kemarin di 163,10.
Hingga 30 menit perdagangan saham, laju ISSI sedikit memberi harapan usai melaju ke zona hijau. ISSI naik 0,09 poin (0,05%) ke level 163,20.
Tercatat sudah 75 emiten ISSI yang bergerak menguat sementara 52 lainnya melemah. Volume perdagangan saham telah mencapai 3,75 juta saham dengan nilai Rp 450,5 miliar.
Sepanjang pagi ini, indeks ISSI sudah menyentuh level terendah di 162,84 dan tertinggi 163,24.
Koreksi tipis juga melanda saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka di zona merah di level 668,09. Pada perdagangan kemarin, JII bertengger di level 668,12.
Untuk saat ini, laju JII masih terus dalam tekanan meski sempat menyentuh zona hijau. Indeks JII kini melemah 0,1 poin (0,01%) ke level 668,02.
Menguatnya harga saham dari 14 emiten unggulan syariah belum mampu mengangkat JII ke zona hijau.
Perdagangan saham bluechips syariah tergolong masih sepi karena hanya mencetak angka Rp 327,10 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya