Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Salah satu bank besar di Perancis, BPCE, pekan ini meluncurkan layanan canggih di mana pelanggan bisa melakukan transfer melalui tweets mereka di Twitter. Hal ini seperti dikutip dari Alarabiya, Kamis, 23 Oktober 2014.
Langkah Group BPCE, bank terbesar kedua di Perancis itu, bertujuan untuk menarik pelanggannya dalam menggunakan sistem pembayaran mobile S-Money. Dengan sistem tersebut, pelanggan bisa melakukan transfer melalui SMS.
Dibuat dengan memanfaatkan sistem API Twitter, layanan ini memungkinkan pelanggan mengirim uang kepada temannya terlepas dari bank apa yang digunakan dan nomer rekening tujuan.
Twitter memang sedang mencari alternatif sumber pendapatan dengan menggalakkan pembayaran online. Media sosial itu tengah berlomba dengan Apple dan Facebook dalam menyediakan layanan keuangan online dengan menggandeng sejumlah bank dan penerbit kartu kredit.
" Kami salut dengan semangat inovasi yang ditunjukkan BPCE," Olivier Gonzalez, Kepala Twitter Perancis, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Bulan lalu, Twitter mulai menguji fitur barunya bernama " Twitter Buy" yang memungkinkan pelanggan berbelanja produk melalui akun Twitter.
Layanan itu menyertakan sebuah tombol " Twitter Buy" di setiap tweets yang di-posting oleh lebih dari beberapa toko online, artis dan organisasi nirlaba. Peran Twitter hanyalah sebagai perantara bagi pelanggan. Mereka tidak akan memproses pembelian.
" Twitter sendiri belum berniat untuk mengurusi pembayaran," kata Andrew Copeman, analis proses pembayaran di AITE Group, Edinburgh, Skotlandia.
" Saat ini bank-bank masih memandang Twitter dan media sosial lainnya sebagai kanal pemasaran untuk menjangkau konsumen yang lebih luas dan menjadi perpanjangan dari sistem perbankan mobile mereka."
Sukses Twitter dalam mengembangkan layanan tambahan, seperti yang dilakukan Facebook, akan menjadi kunci keuntungannya di masa depan. Bank Rakuten di Jepang juga menawarkan layanan " Transfer by Facebook" yang memungkinkan penggunanya mengirim uang kepada semua daftar teman mereka di Facebook.
Namun investor Twitter merasa agak cemas dengan lambannya pertumbuhan pengguna Twitter yang hanya 17 persen tahun ini. Sementara rivalnya, Facebook, mencatatkan pertumbuhan pengguna baru hingga 35 persen.
Thomas Husson, seorang analis strategi pemasaran di Forrester Research, mengatakan Twitter mungkin akan melipatgandakan usaha untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam menghasilkan pendapatan dengan bank-bank dan perusahaan kartu kredit.
" Twitter ingin lebih eksplisit dalam menunjukkan nilai keseluruhan jaringannya sebagai platform iklan," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya