Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Penduduk Jakarta yang setiap harinya disuguhi kemacetan jalan raya bisa sedikit bernapas lega. Padatnya arus lalu lintas pada jam sibuk di ibukota ternyata masih lebih baik dibandingkan kota-kota besar lain di Indonesia.
Mengutip data terbaru dari Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan (BTSP) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, rasio volume to capacity (VC) Jakarta berada di level 0,85.
Rasio kepadatan kendaraan terhadap kapasitas jalan di ibukota ini ternyata masih lebih baik dibandingkan kota hujan Bogor yang memiliki nilai 0,86.
Meski harus diakui, laju kecepatan kendaraan di Jakarta memang masih lebih rendah dibandingkan Bogor. Rata-rata kecepatan kendaraan di ibukota hanya bisa menempuh 10-20 kilometer per jam, lebih rendah dari Bogor 15,32 km per jam.
Kapuslitbang Darat dan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Yugi Hartiman mengatakan, volume kendaraan di Jakarta saat ini memang sudah mendekati kapasitas jalan yang ada.
Sebuah lalu lintas dianggap berada dalam kondisi krusial jika VC ratio mencapai di atas 0,7.
" Kecepatan rendah karena memang kapasitas jalannya belum bisa memenuhi volume lalin yang berjalan itu," kata Yugi seperti dikutip Dream.co.id dari laman Merdeka.com, Rabu, 22 Oktober 2014.
Selain Jakarta dan Bogor, kota-kota penyangga ibukota seperti Bekasi, Depok, Tangerang juga memiliki kondisi lalu lintas yang sudah mengkhawatirkan.
Di luar jawa, daerah yang bakal macet parah, du Makassar, dan Sumatera seperti Palembang dan Medan. " Ya bisa dikatakan paling macet di Indonesia," jelas dia.
Mengutip data VC Ratio Kemenhub, berikut daftar kota dengan lalu lintas terpadat di Indonesia.
1. Bogor (15,32 km/jam) VC ratio 0,86
2. DKI Jakarta (10-20 km/jam) Vc Ratio 0,85
3. Bandung (14,3 km/jam) VC ratio 0,85
4. Bekasi (21,86 km/m) Vc Ratio 0,83
5. Depok (21,4 km/jam) VC ratio 0,83
6. Surabaya (21 km/jam) VC ratio 0,83
7. Tangerang (22 km/jam) VC Ratio 0,82
8. Medan (23,4 km/jam) VC ratio 0,76
9. Semarang (27 km/jam) VC Ratio 0,72
10. Makassar (24,06 km/jam) VC Ratio 0,73
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya