Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia kembali ke zona hijau usai kemarin dilanda aksi ambil untung. Sentimen positif dari regional dan bursa kabinet Presiden Joko Widodo membuat pemodal mengambil posisi beli.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 22 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat IHSG menguat 33,87 poin (0,69 persen) ke level 5.063,84.
Penguatan berlanjut di sesi pembukaan ketika IHSG kembali naik 35,23 poin (0,70 persen) ke level 5.063,84.
Laju positif dari 128 emiten di lantai bursa berhasil mengerek IHSG ke zona positif. Namun pelemahan harga saham masih melanda 12 emiten lainnya.
Pelaku pasar mentraksaksikan tak kurang dari 253,36 juta saham dengan nilai mencapai Rp 284,09 miliar. Seperti kemarin, asing juga kembali melakukan aksi beli saham dengan nett buy mencapai Rp 48 miliar.
Hingga satu jam perdagangan saham, IHSG masih berada di zona hijau dengan kenaikan tertinggi di level 5.075,52. Posisi terendah IHSG berada di level 5.054,38.
Pembukaan di zona positif juga melanda dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat ke level 162,52.
Pada perdagangan pukul 10.00 WIB, indeks ISSI masih terus bergerak menguat dengan naik 1,29 poin (0,8%) ke level 162.93. Sebanyak 142 emiten syariah mempertahanan laju ISSI di zona hijau. Sementara 22 lainnya bergerak melemah.
Pelaku pasar pagi ini sudah mengeluarkan dana hingga Rp 1,02 triliun untuk melakukan aksi jual beli terhadap 9,59 juta saham.
Sementara di jajaran saham-saham unggulan syariah, tercatat 22 emiten Jakarta Islamic Index (JII) sudah melaju di zona hijau. Tercatat hanya 1 emiten yang melemah dan 1 lagi stagnan.
Dari kawasan regional, Indeks Nikkei Jepang yang kemarin dilanda pelemahan kini kembali pulih. Nikkei sudah menguat 1,73 persen ke level 15.060. Sementara Hang Seng dan Kospi Korea Selatan menguat 0,7 persen dan 0,75 persen.
Laju positif di lantai bursa sayangnya tak diikuti pasar keuangan Indonesia. Rupiah pagi ini melemah 16 poin (0,13%) ke level 12.017 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya