Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Indeks Bursa saham Indonesia akhirnya kembali melaju di jalur hijau usai sentimen kepastian BI Rate. Namun, tekanan jual masih harus diwaspadai pelaku pasar.
Kali ini pelaku pasar kembali harus menunggu data terbaru neraca perdagangan Indonesia untuk Maret 2015.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 15 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,282 poin (0,16%) ke level 171,253.
Penguatan di sesi pemanasan ini disokong naiknya harga saham dari 15 emiten syariah. Sebaliknya, 8 emiten lainnya masih melemah dan 12 stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah telah mencatat angka Rp 10,12 miliar dengan 36,06 jua saham beralihtangan
ISSI juga kembali menanjak 0,326 poin (0,19%) ke level 171,297 di sesi pembukaan.
Gerak yang sama dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 1,503 poin (0,21%) ke level 712,611 di sesi prapembukaan.
Aksi jual beli saham unggulan syariah sudah dilakukan pelaku pasar terhadap 29,11 juta saham bernilai Rp 9,58 miliar.
JII kembali menguat 1,396 poin (0,20%) ke level 712,611 di sesi pembukaan.
Kabar bertahannya BI rate serta turunnya minyak mentah dunia juga membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona positif.
IHSG mengawali sesi prapembukaan dengan menguat 7,123 poin (0,13%) ke level 5.426,230. IHSG kembali menanjak 7,416 poin (0,19%) ke level 5426,523 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini sudah menghimpun dana Rp 23,04 miliar dari 50,94 juta saham yang beralihtangan.
Sayang, pemodal asing mengawali sesi pemanasan dengan nett sell Rp 3,38 miliar.
Dari kawasan Asia, penguatan indeks saham mendominasi bursa utama Asia. Hanya Nikkei Jepang yang dibuka melemah dan kini turun tipis 0,01%. Hang Seng sendiri masih menguat 0,17 persen namun Shanghai Composite melemah 0,05%
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya