Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi
Dream - Indeks acuan saham syariah Indonesia kembali tak berdaya menghadapi sentimen negatif kenaikan suku bunga acuan The Fed.
Pelaku pasar juga tak kunjung mendapatkan sentimen positif dari dalam negeri.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 9 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,014 poin ke level 160,985.
ISSI sempat memberi harapan ketika menembus zona hijau. Hingga 15 menit waktu perdagangan, ISSI sempat naik ke level 161,001.
Namun adanya tekanan jual yang masih berat kembali menyeret ISSI masih zona negatif.
Papan perdagangan ISSI masih didominasi saham-saham yang bergerak melemah. Tercatat 106 emiten syariah mengawali perdagangan dari zona merah. Sisanya, 22 emiten ISSI menguat dan 24 lainnya stagnan.
Nasib kurang mujur juga dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) sama sekali belum bisa menembus zona hijau.
Ditekan 29 penghuni JII yang melemah, indeks saham unggulan syariah ini dibuka melemah 0,325 poin ke level 672,542.
Hingga 15 menit waktu perdagangan, JII telah terpangkas hingga 13,425 poin (1,99%) ke level 659,442.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada prapembukaan perdagangan BEI melemah 12,75 poin (0,25%) ke level 5.002,23. Sebagian besar indeks acuan melemah pada pra pembukaan.
Penurunan indeks acuan pasar modal Indonesia ini berlanjut di sesi pembukaan ketika IHSG melemah 27,08 poin (0,60%) ke level 4.985,91.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam