Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Sistem manajemen keamanan pasar modal Indonesia naik kelas. Mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 dari British Standards Institute (BSI), keamanan Bursa Efek Indonesia (BEI) diklaim sudah bertaraf internasional.
Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, keputusan otoritas bursa dalam standarisasi internasional tersebut merupakan upaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang konsisten. BEI berharap bisa menerapkan manajemen risiko yang bertujuan menjaga kualitas layanan dan keamanan informasi perusahaan.
" Bagi BEI, aset yang sangat penting di dalam industri pasar modal adalah informasi. Pasalnya, informasi yang dihasilkan BEI akan dimanfaatkan oleh seluruh pelaku di industri pasar modal," kata Ito Warsito dalam sambutan penyerahan Sertifikat ISO 27001:2013 di Jakarta, Senin, 8 Juni 2015.
Sesuai roadmap perusahaan periode 2011-2015, BEI mencanangkan program membangun dan menerapkan sistem manajemen keamanan informasi yang mengacu pada internasional Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) ISO 20071.
Penerapan standarisasi itu dilakukan demi menjaga keamanan informasi yang mencakup kerahasiaan, integritas dan ketersediaan.
Ito menekankan bahwa tujuan lain dari implementasi SMKI ISO 20071 adalah untuk memastikan informasi yang dikelola BEI dapat terlindung dari berbagai ancaman baik fisik maupun teknologi informasi.
Ia pun berharap capaian kualifikasi standar internasional ini tidak hanya menjadi predikat semata. BEI berharap status ini juga bisa bermanfaat bagi khalayak pasar modal.
" Dengan ISO ini kami berharap, BEI akan semakin dipercaya masyarakat," ujar Ito.
Laporan: Kurnia Yunita Rahayu
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya