Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Dilarang Bantu Gaza, Muslim Inggris Ancam Boikot HSBC

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 19 Agustus 2014 11:00
Dilarang Bantu Gaza, Muslim Inggris Ancam Boikot HSBC
HSBC belum lama ini menutup sejumlah rekening masjid dan organisasi muslim tanpa ada kejelasan penutupan tersebut.

Dream - Puluhan pengunjuk rasa berkumpul di luar sebuah masjid di London untuk memprotes keputusan bank terbesar Eropa, HSBC. Mereka menuding bank tersebut menutup rekening organisasi utama Islam di seluruh Inggris tanpa alasan yang jelas.

" Masjid Finsbury Park adalah masjid dengan komunitas yang sangat baik," ujar anggota parlemen Jeremy Corbyn, yang ikut berdemonstrasi kepada The Evening Standard seperti dikutip Dream dari laman Onislam.net, Selasa, 19 Agustus 2014.

" Ini sangat merusak reputasi masjid dan keputusan yang sangat tidak bijaksana dan picik yang dilakukan oleh bank," teriak Corbyn dalam aksinya.

Masjid Finsbury Park adalah salah satu dari beberapa organisasi Muslim yang menerima surat pemberitahuan penutupan rekening dari bank HSBC. Mereka mengatakan rekening akan ditutup dalam waktu dua bulan ke depan.

Dalam suratnya ke pengelola masjid, pihak bank mengatakan, pihaknya telah mempertimbangkan berbagai faktor mulai dari sifat kegiatan pelanggan, yurisdiksi di mana pelanggan beroperasi dan sifat dari produk dan jasa yang dimanfaatkan pelanggan.

Namun aksi penutupan rekening ini telah memancing kemarahan kelompok-kelompok yang mengaku tak mendapat penjelasan detil alasan penutupan sepihak rekening tabungannya. Langkah HSBC ini dituding telah diskriminatif.

Sementara itu, The Charities Commission yang mengurus amal di Inggris tidak melakukan penyelidikan terhadap salah satu organisasi yang terlibat.

Corbyn memastikan dia telah meminta komisi kesetaraan untuk menyelidiki kebijakan HSBC sehubungan dengan komunitas Muslim.

Sementara wali masjid Khalid Oumar mengaku tengah mencari penasihat hukum. " Kami telah membuat langkah besar selama 10 tahun terakhir dalam hal kohesi sosial," kata Oumar.

Seiring dengan protes yang mengemuka, muslim Inggris didesak oleh Ummah Welfare Trust untuk menulis keberatan ke bank dan mempertimbangkan boikot. " Jika HSBC tetap menghukum badan amal yang bekerja untuk Gaza, maka kami meminta Anda membuat keputusan moral dan etika dengan mengalihkan bisnis Anda ke bank lain," kata Ummah Welfare Trust.

The Cordoba Foundation yang merupakan lembaga think-tank independen yang mempromosikan dialog antarbudaya dan kebersamaan positif di antara peradaban juga mengalami hal yang sama. Pendiri sekaligus kepala eksekutif Anas Altikriti mengatakan organisasi dan anggota keluarganya juga dikirimi pemberitahuan tentang penutupan rekening bank mereka di HSBC.

Altikriti adalah aktivis pro-Palestina terkemuka dan telah dituduh sebagai anggota Ikhwanul Muslimin. Namun dia menyangkal semua tuduhan itu.

Seorang juru bicara HSBC mengatakan kepada The Evening Standard, " HSBC memiliki aturan dan kebijakan yang komprehensif untuk tidak memastikan ras atau agama sebagai faktor dalam keputusan yang kita buat."

Beri Komentar