Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika mengungkapkan banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta yang mengundurkan diri pasca perombakan besar-besaran pada Januari lalu.
Agus menyebutkan alasan para PNS ini mengundurkan diri karena merasa syok dan tidak cocok dengan perombakan tersebut. Tidak ada alasan pasti PNS ini mengajukan pengunduran diri.
" Yang mundur itu ada karena merasa tidak cocok, kaget lah. Yang mau mundur itu banyak. Itu implikasinya luas, makanya kita berikan pembinaan," ujar Agus di Balai Kota Jakarta.
Seperti dikutip dari laman asncpns.com, Kamis, 19 Maret 2015, besarnya pendapatan PNS DKI Jakarta yang fantastis tentu membawa pada besarnya beban kerja yang diemban. Apalagi ditambah dengan gaya kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang menuntut semua PNS untuk bekerja cepat dan efisien.
Ahok pun tidak menampik banyak PNS maupun pejabat eselon di Pemprov DKI yang tidak sanggup bekerja dalam tekanan. Pegawai tidak bisa lagi main belakang dengan mengutak atik anggaran, hanya bisa menerima gaji serta tunjangan sebagai haknya.
" Mungkin karena sudah tidak bisa dapat duit yang enak lagi dan harus kerja keras. Kalau jadi Gubernur kayak saya juga mungkin banyak yang tidak tahan kerja dari pagi sampai malam terima gaji doang, tidak mau korupsi. Tapi kan ada juga (pejabat) yang kayak saya gitu kan," tanggap Ahok.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya