Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Larangan memamerkan wajah di muka umum tak membuat kaum wanita Saudi tak kehilangan akal ikut tren selfie. Alih-alih memamerkan wajah, wanita Saudi justru mengunggah foto diri yang memamerkan tangan dan kaki.
Tren ini terbukti ampuh di jejaring sosial Tanah Arab itu. Saking maraknya, para pelaku bisnis kosmetik ikut panen untung dari selfie khas wanita Saudi ini.
Ahli kecantikan menyebutkan, warga Saudi adalah pengguna situs jejaring sosial terbanyak di seluruh dunia. Hal itu dapat dilihat dari jumlah pendaftar di media sosial yang meningkat terus menerus.
Bagi warga Saudi khususnya kaum kaum muda, jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Snapchat telah merevolusi kehidupan sosial mereka.
Saking booming-nya, muda-mudi Saudi rela mengeluarkan dana dengan pergi ke salon untuk mendapatkan hasil foto selfie paling sempurna.
Wanita Saudi dikabarkan telah berpaling ke bedah kosmetik terbukti dari peningkatan permintaan suntik Botox, skin peeling, pemutihan dan operasi laser. Biaya untuk prosedur tersebut bervariasi dari 500 riyal hingga 1,500 riyal per sesi.
" Bedah kosmetik untuk tangan dan kaki semakin umum," kata konsultan kecantikan Oroba Al-Nasser.
Banyak perempuan Saudi yang mengunggah foto tangan dan kaki mereka. Hal itu karena mereka tidak bisa atau tidak mau menunjukkan wajah mereka akibat norma-norma sosial.
" Menurut statistik 2010, Arab Saudi menjadi pemimpin di dunia Arab dalam hal operasi pengurangan lemak," kata Al-Nasser seperti dikutip dari laman Arabnews, Kamis, 19 Maret 2015.
Dia menambahkan, jejaring sosial telah berperan dalam mendorong kaum perempuan Saudi untuk melakukan bedah kosmetik agar terlihat cantik.
Fouad Al-Mishkhas, pakar sosial, mengatakan foto selfie perempuan Saudi biasanya memperlihatkan tangan, kaki dan merek pakaian. Sementara laki-laki mudanya mengunggah foto selfie kehidupan pribadi mereka, seperti pakaian dan otot-otot mereka.
" Kita berada di era di mana jejaring sosial tidak hanya memengaruhi individu, tetapi masyarakat secara keseluruhan. Kita tidak memiliki penelitian tentang dampak dari fenomena ini," tambahnya, yang mencatat bahwa dampaknya mungkin kebanyakan negatif.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya