Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Siapa tak tahu situs Youtube yang ternama sebagai ladang informasi dan media promosi berbentuk video. Miliaran orang bisa mengakses dan menikmati video lewat Youtube. Bahkan kaum tuna netra dengan keterbatasan penglihatan sekalipun.
Di tangan Think.Web, perusahaan digital agency di Indonesia, para penyandang tuna netra kini bisa `menonton` jutaan video yang meluncurkan youtube lewat website YouTubeForTheBlind.com.
" Kami penasaran dengan pemanfaatan video bagi teman-teman tuna netra dan terpikir bagaimana mereka bisa menikmati nonton Youtube ini," ujar Ramya Prajna, Co Founder Think.Web ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu 18 Maret 2015.
Ramya mengungkakan para penyandang tuna netra selama ini ternyata menggunakan semua digital channel di dunia maya temasuk Youtube. Dengan keterbatasannya, para tuna netara ini memang hanya bisa menikmati layanan sebatas audio.
Tergerak untuk menolong para tuna netra, Think.Web memikirkan untuk membantu para penyandang ini menikmati film tanpa dialog.
Think.Web lalu mengembangkan fitur scene description untuk memaksimalkan penggunaan video di laman Youtube. Kumpulan video ini diberikan teks di setiap adegan tanpa dialog. Selanjutnya, software text to speech atau screen reader akan bekerja membacakan text tersebut kepada penonton tuna netra.
" Secara teknis, para tunanetra dapat menggunakannya di komputer atau laptop yang sudah dilengkapi aplikasi text to speech ini," terang Ramya.
Ada beberapa kategori untuk konten video yang dapat dipilih di website YouTubeForTheBlind.com yaitu film pendek, hiburan, how to, dan dokumenter.
Selain pembuatan website tersebut, Think.Web juga memiliki beberapa proyek untuk mendukung tunanetra seperti #i4aneye yakni kegiatan ketik ulang buku ke dalam bentuk digital yang kemudian dapat dibuat buku braille. Dan bioskop bisik sebagai kegiatan nobar yang dibantu oleh sukarelawan membisikan alur cerita tersebut. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya