Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ditutup Menguat, Indeks Syariah Anteng di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 15 Oktober 2014 16:34
Ditutup Menguat, Indeks Syariah Anteng di Zona Hijau
IHSG kembali melaju di zona positif bahkan sempat menyentuh level tertinggi 4.972.

Dream - Jelang pelantikan presiden terpilih Joko Widodo, bursa saham Indonesia seolah menunjukan gairah baru. Harapan akan adanya Jokowi Effect membuat pelaku pasar berburu saham-saham potensial.

Sayangnya, penguatan sejumlah indeks saham acuan dalam dua hari berturut-turut masih ditanggapi dingin pelaku pasar asing. Aksi jual asing masih berlangsung meski dalam volume mulai berkurang. Nett sell asing kali ini mencapai Rp 117 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 40,35 poin (0,82%) ke level 4.962,94.

Laju IHSG sepanjang hari ini nyaman berada di zona hijau. Dibuka positif di 4.947,78, IHSG menyentuh posisi tertinggi di 4.972,99.

Aksi jual saham pemodal kali ini cukup ramai dengan melibatkan 42,84 juta saham. Imbasnya, lantai bursa saham dibanjir uang hingga Rp 6,15 triliun.

Tercatat 180 emiten di BEI bergerak di zona hijau sementara 141 lainnya mencetak koreksi harga.

Tren turun harga minyak dunia membuat saham-saham komoditas kembali dilanda aksi jual. Emiten tambang dan perkebunan masing-masing melemah 2,98 persen dan 1,92 persen. Emiten industri aneka juga bergera melemah 0,1 persen.

Laju positif juga berhembus ke sejumlah emiten-emiten syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup menguat 0,63 poin (0,4%) ke level 159,22.

ISSI pagi ini langsung dibuka di zona hijau dengan menguat ke level 159,25. Indeks saham acuan syariah di Indonesia ini bahkan sempat menyentuh level 159,66.

Dengan volume transaksi 25,64 juta saham senilai Rp 3,78 triliun, sebanyak 108 emiten ISSI bergerak ke zona hijau. Sayang adanya aksi jual investor memaksa 92 emiten lainnya longsor ke teritori negatif.

Dominasi menguatnya harga saham juga terjadi di jajaran saham-saham unggulan syariah. Naiknya harga saham dari 18 emiten membuat Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 2,43 poin (0,37%) ke level 652,77.

Pemodal terlihat aktif melakukan aksi beli saham-saham bluechips syariah jelang penutupan perdagangan.

Dari kawasan Asia, indeks bursa saham utama sebagian bergerak di zona hijau. Hanya indeks Kospi Korea Selatan yang melemah 3,34 poin (0,17%). Sementara Nikkei dan Hang Seng kompak bergerak menguat masing-masing 0,92 persen dan 0,4 persen.

Nilai tukar rupiah juga mulai bereaksi positif setelah sempat bergerak menguat. Meski sore ini laju rupiah kembali stagnan usai bertahan di level 12.206 per dolar AS.

Saham-saham bluechips syariah yang menghuni daftar pencetak kenaikan tertinggi adalah SMGR yang menguat Rp 525, ICBP Rp 375, INTP Rp 350, SILO Rp 250, dan UNVR Rp 175 per saham.

Beri Komentar