Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pusat Hiburan Disneyland (kontt3rafde.com)
Dream - Miliarder Arab Saudi, Pangeran Al-Walid bin Talal bin Abdul Azis bin Al-Saud jadi penyelamat jaringan pusat hiburan dunia, Disneyland. 'Warren Buffet' dari Arab ini setuju menyuntikkan modal sebesar US$ 532 juta atau Rp 6,5 triliun ini ke salah satu jaringan Disneyland, di Paris.
Orang terkaya di Tanah Arab ini tampaknya tak mau kepemilikan 10 persen saham di perusahaan taman hiburan itu hilang begitu saja.
Mengutip laman Arabianbusiness, Selasa, 14 Oktober 2014, keputusan ini diambil Pangeran Alwaleed usai mengunjungi Disneyland Paris pekan kemarin.
Taman hiburan di Perancis sebelumnya telah mencapai kesepakatan penyelamatan dengan pemegang saham terbesar Walt Disney Company di Amerika pekan lalu. Kesepakatannya adalah swap terhadap utang Disneyland Paris sebesar US$ 761 juta dalam bentuk ekuitas, penangguhan pembayaran kembali pinjaman sampai 2024, serta penerbitan saham baru.
Dengan adanya kesepakatan ini, kepemilikan saham Pangeran Alwaleed di Disneyland Paris berisiko berkurang, jika tidak ikut menggelontorkan dana segar. Di samping keputusannya untuk ikut menyelamatkan Disneyland Paris dianggap penting untuk mengangkat kembali kepercayaan diri taman hiburan itu.
Disneyland Paris diketahui merugi US$ 964 juta dalam pengoperasian tahun pertamanya pada 1992. Pusat hiburan ini hanya mampu meraup keuntungan dalam 8 dari 22 tahun terakhir. Meski jumlah pengunjung mencapai 14,9 juta orang akhir tahun lalu, Disneyland Paris masih terus merugi hingga US$ 99 juta.
Kepada The Mail on Sunday, Pangeran Alwaleed menyatakan kekagumannya terhadap Disneyland Paris dan akan terus mendukung perusahaan itu.
" Kami akan sepenuhnya melakukan pembelian, karena kami mendukung Perancis dan menunjang Disney," kata Pangeran Alwaleed.
" Sebenarnya tidak ada masalah sama sekali di Disneyland Paris. Saya sudah mengunjungi hotel, taman, dan semuanya. Saya kira ini adalah tujuan wisata paling hebat."
Namun Pangeran Alwaleed sedikit kecewa dengan jumlah pengunjung Disneyland Paris yang menjadi tujuan wisata paling terkenal di Eropa.
" Dua tahun lalu, 16 juta orang datang ke Disneyland Paris, yang setengahnya datang dari Perancis. Namun sekarang turun menjadi 14 juta dan sebagian besar kerugian datang dari Perancis. Tapi kami melihat kenaikan karena pendapatan sedikit naik pada kuartal ini."
40 Persen saham Disneyland Paris dimiliki oleh Walt Disney Company dan 10 persen menjadi milik Pangeran Alwaleed. Sementara 5 persen dimiliki oleh manajer investasi Invesco dan sisanya berada di bursa saham Euronext Paris. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya