Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Layar Perdagangan BEI (www.merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia kembali melanjutkan pergerakannya di zona hijau mengikuti tren serupa yang terjadi di kawasan Asia. Kali ini kenaikan indeks juga disokong aksi beli pemodal asing.
Pada pra pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 25,20 poin (0,51%) menjadi 4.947,78. Seluruh indeks saham acuan cenderung menguat pada pagi ini.
Laju kenaikan IHSG berlanjut di sesi pembukaan setelah kembali menguat 31,92 poin (0,65%) menjadi 4.955,62.
Menguatnya harga saham dari 85 emiten membawa IHSG bertahan di zona hijau. Namun koreksi juga dialami oleh 19 saham sedangkan 52 saham bergerak stagnan.
Para investor setidaknya sudah memperdagangkan 176,45 juta saham dengan nilai Rp 238,66 miliar.
Hingga 30 menit waktu perdagangan, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau. Bahkan IHSG sempat menembus level tertinggi 4.957,46.
Sentimen positif dari menghijaunya sebagian besar bursa Asia juga membawa dua indeks saham syariah di BEI bergerak naik.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat ke level 159,25. Penguatan terus berlanjut hingga 30 menit perdagangan dimana ISSI menguat 0,97 poin (0,62%) ke level 159,56.
Saat ini tercatat sudah ada 90 emiten syariah yang mencetak kenaikan harga. Sementara 32 penghuni ISSI melemah dan 39 lainnya stagnan.
Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 765,08 miliar dari perpindahatangan 5,59 juta saham.
Gerak positif juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka menguat ke level 654,31. Indeks JII saat ini sudah menguat 5,17 poin (0,8%) ke level 655,51.
Sebanyak 19 emiten penghuni JII masih bertahan di zona hijau sementara 7 lainnya melemah.
Dari kawasan Asia, sebagian besar indeks saham bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei Jepang yang kemarin naik signifikan kini melemah 0,06 persen. Begitu pula Shanghai Composite yang melamh 0,54 persen dan Kospi Korea Selatan 0,09 persen.
Kenaikan IHSG hanya ditemani oleh indeks Hang Seng Hong Kong yang menguat 0,27 persen dan Strait Times Singapura.
Sementara itu, nilai tukar rupiah pagi ini kembali mencetak pelemahan setelah terkoreksi 11 poin (0,09%) menjadi 12.217 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya