Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia masih sanggup menahan aksi jual pemodal lokal jelang libur panjang lebaran. Namun kondisi berbalik melesat naik, jelang sesi penutupan.
Pemodal asing kembali melakukan aksi beli saham dengan membukukan nett buy sebesar Rp 368,4 miliar. Namun belanja asing kali ini lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 24 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 5,41 poin (0,11%) ke level 5.098,64.
IHSG yang sempat mencetak posisi terendah di level 5.080,05, melahirkan 165 saham yang bergerak menguat dan 128 lainnya mencetak koreksi.
Transaksi perdagangan saham melibat 43,39 miliar dengan nilai mencapai Rp 6,01 triliun.
Lompatan jelang sesi penutupan perdagangan juga dialami dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,23 poin (0,14%) ke level 167,7.
Saham syariah yang bergerak ke zona hijau mencapai 97 emiten sementara 83 lainnya melemah. Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 4,43 triliun.
Sementara itu, indeks Jakarta Islamic Indonesia (JII) juga ditutup menguat 0,31 poin (0,05%) ke level 692,45. Indeks JII sempat bergerak melemah ke level 688,8 dan meninggalkan 14 emiten di zona merah.
Dari kawasan regional, indeks bursa saham bergerak variatif. Indeks Kospi Korea Selatan dan Nikkei Jepang bergerak melemah masing-masing 0,08 persen dan 0,29 persen.
Sementara itu, Hang Seng Hong Kong dan Strait Times China melaju di zona positif setelah menguat 0,71 persen dan 0,29 persen.
Nilai tukar rupiah yang pagi tadi sempat bergerak menguat, kini justru mengalami koreksi. Nilai tukar rupiah sore ini terkoreksi 56 poin (0,49%) menjadi 11.563 per dolar AS.
Jelang liburan kali ini, daftar pencetak kenaikan harga saham tertinggi di jajaran JII dihuni oleh ITMG yang menguat Rp 1.175, AALI Rp 575, PTBA Rp 375, UNTR Rp 200, dan INCO Rp 165 per saham.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya