Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Sehari usai pengumuman hasil rekapitulasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, indeks bursa saham Indonesia masih sanggup bertengger di zona hijau. Laju penguatan indeks mulai berkurang seiring berakhirnya rally Pilpres.
Di tengah aksi jual investor lokal, pemodal asing yang kemarin sempat menahan diri, kali ini mulai kembali berburu saham. Asing mencatat nett buy sekitar Rp 477 miliar.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 23 Mei 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 9,70 poin (0,19%) ke level 5.093,23. Naiknya harga saham dari 237 emiten membawa indeks nyaman di zona hijau.
Gerak IHSG sebenarnya agak tertahan pada perdagangan hari ini. IHSG yang dibuka di level 5.104,83, sempat menembus level tertinggi di 5.139,66.
Di jajaran efek syariah, nasib berbeda dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang terkoreksi 0,19 poin (0,03%) ke level 692,13.
Naiknya harga saham dari 15 emiten tak mampu mengimbangi tekanan dari koreksi 15 saham bluechips syariah lainya. Indeks JII sempat menembus level tertinggi di 699,89.
Di tengah indeks saham bluechips syariah yang melemah, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) justru bisa bertahan di zona hijau. Indeks ISSI ditutup menguat 0,29 poin (0,18%) ke level 167,47.
Di jajaran indeks ISSI, sebanyak 133 emiten syariah bergerak di zona hijau sedangkan 79 lainnya mencetak koreksi. Sebanyak 56,67 miliar saham syariah telah beralihtangan dan menciptakan transaksi perdagangan hingga Rp 6,3 triliun.
Variatifnya pergerakan indeks saham di BEI ini sejalan dengan kondisi regional yang juga mencetak hasil beragam. Indeks Nikkei Jepang dan Kospi Korea sore ini bergerak melemah masing-masing 0,1 persen dan 0,03 persen.
Sementara itu, Hang Seng, Strait Times, dan SSEC Shanghai masing-masing menguat 0,8 persen, 0,67 persen, dan 0,15 persen.
Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah bergerak menguat bersama mata uang negara-negara Asia. Rupiah sore ini menguat 106 poin (0,91%) menjadi 11.500 per dolar AS. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya