Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Usai dilanda aksi ambil untung dan sentimen negatif penolakan proses Pemilihan Presiden (Pilpres) dari kubu Prabowo Subianto, bursa saham Indonesia langsung mencetak rebound.
Pelaku pasar juga semakin optimistis setelah nilai tukar rupiah ikut menguat menanggapi hasil Pilpres 2014. Sayangnya, penguatan kali ini masih menyisakan pertanyaan pelaku pasar akan kondisi politik yang ada.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 23 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 21,03 poin (0,42%) ke level 4.104,83. Penguatan berlanjut pada sesi pembukaan dimana IHSG menanjak 35,15 poin (0,69%) ke lebel 5.118,67.
Hingga perdagangan pukul 09.39 WIB, pemodal asing masih melakukan aksi beli saham meski dilakukan selektif. Asing mencetak nett buy sekitar Rp 67,92 miliar.
Naiknya harga saham dari 223 emiten masih mempertahankan IHSG di zona merah. IHSG sempat mencetak level tertinggi 5.133,99.
Sentimen terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden ke-7 juga membawa dua indeks saham syariah BEI melaju di zona hijau.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat ke 167,87. Hingga saat ini, indeks ISSI masih terus bergerak menguat dengan kenaikan 1,69 poin (1,02%) ke level 168,83. Kenaikan ditopang menguatnya harga saham dari 153 emiten dan 14 saham syariah mencetak koreksi.
Nilai transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,48 triliun yang berasal dari peralihan tangan 16,05 miliar efek.
Lompatan juga tinggi dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka menguat 3,9 poin ke level 696,24.
Untuk saat ini, seluruh saham bluechips syariah bergerak di zona hijau dan mencetak transaksi perdagangan sekitar Rp 3,11 triliun.
Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada dalam ulasannya memperkirakan IHSG akan mencoba bertahan positif jelang sentimen yang sangat ditunggu, hasil final Komisi Pemilihan Umum (KPU).
" Laju IHSG masih ada potensi kenaikan melanjutkan kenaikan namun tetap waspadai aksi profit taking yang dapat menahan potensi tersebut jika hasil KPU tak sesuai ekspektasi pasar," ujarnya.
Sentimen positifi juga muncul dari pasar keuangan tanah air. Kurs Nilai tukar rupiah langsung pagi ini telah menguat 104 poin (0,9%) menjadi 11.481 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya