Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ketiga Indeks Syariah Menghijau Ketika Perdagangan Ditutup Hari Ini, Selasa 28 Agustus 2018.
Dream - Indeks syariah kembali menguat pada perdagangan Bursa Efek Indonesia, Selasa 28 Agustus 2018. Penguatan indeks syariah mengikuti laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih bertahan di level 6000.
Sentimen dollar AS yang kembali menguat tak membuat pelaku pasar cemas kembali melantai di bursa saham.
Pada penutupan perdagangan harian BEI, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,280 poin (0,16%) ke level 178,929. ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka menghijau di level 179,061. ISSI bertengger di level tertinggi di 179,950 dan sempat jatuh ke zona merah dengan level terendah di 178,537.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga bergerak naik 1,677 poin (0,25%) ke level 662,003. Indeks JII70 menguat 0,430 poin (0,19%) ke level 221,166.
Sementara itu, IHSG menguat 16,682 poin (0,28%) ke level 6.042,650.
Investor sedikit selektif melakukan aksi beli saham. Volume transaksi perdagangan saham syariah tercatat mengalami kenaikan menjadi 58,16 miliar saham. Namun nilai transaksinya justru turun menjadi Rp4,34 triliun.
Pemodal asing yang tak lagi terpengaruh isu The Fed kembali membanjiri pasar modal Indonesia dengan aksi belinya. Hingga paska-penutupan perdagangan, asing mencatat nett buy hingga Rp572 miliar, atau naik 100 persen dari perdagangan kemarin Rp231 miliar.
Investor gemar bermain saham di sektor infrastruktur yang bergerak menguat 1,85 persen.
Sebaliknya, indeks industri aneka melemah 2,39 persen dan pertanian 1,92 persen.
Emiten keping biru syariah pencetak top gainer kali ini adalah ITMG yang harga sahamnya meroket Rp1.875, UNVR Rp475, TPIA Rp275, INDY Rp130, dan TLKM Rp120.
Sebaliknya, saham UNTR terkoreksi Rp525, INTP Rp350, ASII Rp225, INDF Rp225, dan SMGR Rp200.
Dari pasar uang, nilai tukar dolar kembali menembus level Rp14.600. Dolar AS ditutup menguat 18 poin (0,12%) ke level Rp14.638 per dolar AS.
Sejak perdagangan dibuka, dolar AS bertengger di level Rp14.602. Mata uang ini juga bertengger di Rp14.646.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya