Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Ketika manusia meninggal dunia fana ini tak ada satu pun harta yang akan dibawa. Sebanyak apapun harta yang dihimpun selama hidupnya, semua takkan ada artinya saat manusia dikumpulkan di padang mashyar.
Sebaliknya, harta yang dimiliki seseorang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Sering kita mendengar nasihat tentang pertanyaan seputar harta yang dimiliki manusia. Seperti dari mana harta berasal, untuk apa harta itu digunakan, dan banyak pertanyaan lainnya.
Lalu bagaimana status harta para manusia di hadapan Allah SWT?
Allah SWT berfirman lewat Surat Al Baqarah 188 yang berbunyi, " Dan janganlah kamu makan harta diantara kamu dengan jalan yang batil."
Berikut enam status harta kita di mata Allah SWT yang wajib Sahabat Dream ketahui.
1. Berasal dari harta yang halal?
2. Harta membuatmu lalai dari tanggung jawab dan kewajiban?
3. Harta menjadikanmu kikir dan tidak peduli sesama?
Baca tiga lainnya lengkap di sini.
Kirimkan cerita inspiratif ala kamu ke komunitas.dream@kly.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Dream - Dalam pernikahan, mahar jadi salah satu syarat yang diberikan calon suami kepada calon istri.
Tidak ditentukan dari segi nilai dan bentuk, mahar dapat diberikan asal tidak memberatkan atau tidak berlebihan.
Bisa berupa uang, emas, atau benda apapun yang sudah disetujui kedua belah pihak.

Tapi apakah suami boleh mengambil kembali mahar yang sudah diberikan itu ketika mereka bercerai?
Mengenai boleh atau tidaknya mengambil kembali mahar yang telah diberikan, Allah Ta'ala berfirman dalam Al Qur'an surat An Nisaa ayat 20:
" Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain, sedang kamu telah memberikan kepada seseorang diantara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?."
Jadi apakah bisa atau tidak mahar itu diambil kembali? Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Dream - Hidup tak lepas dari yang namanya kebutuhan. Setiap hari manusia pasti membutuhkan makanan dan minuman yang tentunya dibeli dengan uang.
Belum lagi perlengkapan mandi, dapur, pakaian, tas, sepatu, sampai aksesori yang dapat menunjang kehidupan. Setiap tahun kebutuhan itu pun terus bertambah.
Lalu bagaimana untuk bersedekah?

Mungkin kamu pernah berada dalam situasi dimana seseorang tengah sangat membutuhkan uluran tangan namun pendapatan kita sedang pas-pasan. Tak semua orang memiliki kebesaran hati untuk memberikan uang yang tersisa di dalam kantong
Sebelum bingung memilih antara belanja atau sedekah, Sahabat Dream patut ketahui tipe-tipe orang berdasarkan kepemilikan hartanya.
1. Orang yang memiliki uang untuk belanja dan sedekah
2. Orang yang memiliki uang untuk belanja, tapi tidak memiliki uang untuk sedekah
3. Orang yang tidak memiliki uang untuk belanja, tapi memiliki uang untuk sedekah
4. Orang yang tidak memiliki uang untuk belanja dan tidak memiliki uang untuk sedekah
Baca penjelasan empat hal tersebut di sini. Kamu akan tahu jawabannya!
Dream - Saling melengkapi, memberi, dan menyayangi adalah kewajiban umat Allah SWT dalam menjalani hidup di dunia.
Diberikan rezeki dengan porsi yang berbeda-beda antar umat, di situlah Allah SWT menguji seberapa pedulikah kita kepada sesama ciptaan Yang Maha Kuasa.
Tak mesti berbentuk uang, saling memberi dalam bersedekah pada yang membutuhkan juga bisa kita lakukan dalam bentuk makanan.

Foto: Giving a food/http://cosolargy.org
Allah SWT pernah berfirman melalui QS Al Ma'un 1-3 yang berbunyi " Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim. dan tidak mendorong memberi makan orang miskin."
Mengingat pentingnya memberi makan pada orang miskin dan orang yang membutuhkan, hal mengenai tidak memberi makan orang miskin digolongkan dalam perbuatan mendustakan agama.
Memberi sedikit rezeki pada yang membutuhkan memiliki banyak manfaat buat kehidupan.
Mengingatkan kisah Sayyidah Fatimah Azzahra yang merupakan putri dari Rasulullah SAW yang memberi makan kepada orang miskin, dirinya justru mendapatkan...... Simak lengkapnya di sini.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan