Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dubai Islamic Bank
Dream - Di tengah isu pembelian saham oleh Dubai Islamic Bank, PT Bank Panin Tbk diketahui telah melepas 23,5 persen saham anak usahanya, PT Panin Bank Syariah Tbk. Pelepasan saham dilakukan lewat dua kali transaksi dengan nilai transaksi hingga Rp 251,793 miliar.
Sekretaris Perusahaan Bank Panin Jasman G Munthe dalam surat keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 3 Juni 2014 menyampaikan transaksi penjualan saham Panin Bank Syariah (PNBS) ini bertujuan untuk menurunkan jumlah penyertaan.
Jasman menyebutkan pada 21 Mei, Bank Panin melepas sebanyak 975 juta saham PNBS dengan harga Rp 103 per saham. Dari jumlah dan harga saham yang dilepas, Bank Panin meraup dana sebesar Rp 100,425 miliar.
Sementara, transaksi kedua berlangsung pada 22 Mei. Bank Panin melepas 1.316.250.000 saham dengan harga Rp 115 per saham. Dari transaksi kedua ini, Bank Panin mengantongi Rp 151,368 miliar.
Dari kedua transaksi itu, Bank Panin berhasil meraup dana sebesar Rp 251,793 miliar.
Dengan pelepasan saham ini, kepemilikan saham perusahaan di Panin Syariah kini hanya tersisa 64,01% atau setara dengan 6.241.201.790 saham. Angka tersebut turun dari sebelumnya sebanyak 87,51% atau setara dengan 8.532.451.790 saham.
Sayang keterangan perusahaan ini tidak menyebutkan pihak pembeli saham Panin Syariah yang dilepas Bank Panin itu.
Seperti diketahui, Bank Panin memastikan telah menandatangani shareholder's agreement dengan Dubai Islamic Bank PJSC, Uni Emirat Arab (DIB). Dengan perjanjian tersebut, DIB dan Grup entitinya berencana melakukan investasi untuk membeli 24,9% saham Bank Panin Syariah.
Kepastian tersebut tertuang melalui surat keterangan dua direktur Bank Panin, Rostian Sjamsudin dan Hendrawan Danusaputra, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 19 Mei 2014.
" Perseroan telah menandatangani shareholders agreement dengan DIB pada 19 Mei 2014," tulis keterangan tersebut beberapa waktu lalu.
Keterangan itu juga menyebutkan, DIB berencana untuk meningkatkan kepemilikannya di Panin Syariah secara bertahap hingga 40% setelah mendapat persetujuan dari Otoritas di Indonesia. Meski melepas sebagian sahamnya, Bank Panin mengaku, pihaknya akan tetap menjadi pemegang saham pengendali Panin Syariah. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya