Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hotel Sofyan (istimewa)
Dream - Sukses melalui bisnis hotel syariah, tidak lantas menghentikan langkah Riyanto Sofyan mengembangkan bisnis keluarga. Melalui nama besar Hotel Sofyan, Riyanto tengah menggarap bisnis baru.
Masih mengusung konsep bisnis berbasis syariah, jaringan Hotel Sofyan rencananya akan mengembangkan bisnis perjalanan wisata. Untuk membedakan dengan bisnis serupa, Riyanto mengaku memiliki konsep dan keunikan lain.
" Di Indonesia masih belum banyak potensi yang dikembangkan, karena kebanyakan wisata syariah hanya bicara wisata religi seperti umroh atau haji, sementara wisata alam, budaya, belanja, dan kuliner belum banyak digarap," ucap Chairman Hotel Sofyan, Riyanto Sofyan saat ditemui di Konferensi Pariwisata Syariah di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 3 Juni 2014.
Konsep syariah dalam bisnis pariwisatanya tentu dengan menyediakan waktu untuk sholat serta lokasi tempat sholat dan makan yang halal. Lebih lanjut, pria berkacamata ini menuturkan bisnis barunya itu akan terealisasi dalam waktu dekat.
" Saat ini perijinan bisnis travel sudah set up, namun masih terkendala dan banyak memakan waktu untuk set up sumber daya manusia," ucapnya lagi.
Pelatihan dan penanganan secara profesional disebut lebih memakan waktu ketimbang keperluan lainnya. Tanpa sungkan, Riyanto pun menyebut jika potensi wisata syariah di Indonesia masih kalah sukses dengan Malaysia yang sudah lebih dahulu maju dan berkembang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya