Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Tak Cuma Hijab, Ini 6 Bisnis Syariah Berprospek Cerah

Reporter : Ervina
Senin, 2 Juni 2014 14:00
Tak Cuma Hijab, Ini 6 Bisnis Syariah Berprospek Cerah
Bisnis Islami selama ini identik dengan hijab. Namun sebetulnya, masih adalah 6 bisnis usaha syariah lain yang memiliki prospek cerah di masa depan. Apa sajakah itu?

Dream - Peluang usaha Islami selama ini masih berkutat di bisnis pakaian muslim dan keuangan syariah. Padahal, potensi bisnis halal masih terbuka lebar di sektor lain.

Wakil Presiden Boediono mengatakan perekonomian berbasis syariah kini semakin tak terpisahkan dari percaturan ekonomi global.

" Secara global, industri berbasis nilai-nilai Islam itu telah menjadi industri paling dinamis dibandingkan industri yang lebih mapan seperti perbankan, otomotif, dan lain-lain," kata Boediono dalam pembukaan Konferensi " Islamic Tourism: The Prospects and Challenges" yang digelar Organisasi Kerjasama Islam (OKI) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Jakarta, Senin, 2 Juni 2014.

Dari pengamatan pemerintah, setidaknya adalah tujuh sektor bisnis syariah yang memiliki prospek cerah dan menguntungkan. Selain fesyen, keuangan dan asuransi syariah, bisnis Islami lain yang perlu digarap adalah kuliner, kosmetik, farmasi, hiburan, dan pariwisata.

Boediono menilai, negara-negara anggota OKI tidak sekadar pasif tetapi harus lebih aktif merancang pengembangan bisnis syariah di masa mendatang.

Khusus untuk pariwisata syariah, Indonesia paling tidak sudah menetapkan standar hotel dan syariah sejak tahun lalu. Boediono pun tanpa sungkan mempersilahkan negara muslim anggota OKI untuk menjalin kerjasama atau adopsi program serupa.

" Indonesia siap berbagi pengalaman, dan terbuka menjajaki kerja sama dengan anggota OKI dalam bidang pengembangan pariwisata syariah," kata Boediono seperti dikutip dari laman Merdeka.com.

Konferensi di Jakarta ini merupakan lanjutan dari pertemuan tingkat menteri pariwisata di Gambia, Desember tahun lalu. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu berharap konferensi kali ini  bisa mempertajam standar-standar ekonomi syariah.

Indonesia, sementara ini, sudah mengimplementasikan standar untuk hotel, restoran, dan spa agar sesuai kepentingan umat muslim. Ini disokong sembilan daerah yang menjadi pelopor wisata Islami.

" Dalam pertemuan OKI ini, semoga kita bisa berbincang, bagaimana kita bisa terus mengembangkan standar dan nilai-nilai wajib dimiliki bisnis syariah," kata Mari.

Beri Komentar