Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bebas Visa Diantara Negara Muslim (http://www.padhaaro.com)
Dream - Demi memudahkan wisatawan di negara-negara Islam, Indonesia mengusulkan pemberian fasilitasi kemudahan visa. Kebijakan ini khusus ditujukan untuk negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).
Rencana itu merupakan kelanjutan dari realisasi Forum Konferensi Wisata Syariah Pertama di dunia yang hari ini resmi dibuka di Jakarta, Senin, 2 Juni 2014.
" Memfasilitasi visa untuk mempermudah wisatawan bisa melalui kerjasama dengan negara-negara OKI," ucap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu saat meresmikan Konferensi Pariwisata Syariah Pertama di Dunia di Hotel Borobudur, Jakarta.
Ke depan, kata Mari Elka, juga bisa dipikirkan mulai dari pebisnis dan orang yang banyak melakukan perjalanan. Bila perlu, lanjutnya, dibebas visa seperti yang sudah direalisasikan dengan negara-negara ASEAN.
Saat ini sudah ada 63 negara muslim di dunia yang memberlakukan visa on-arrival. Melalui pembebasan visa ini diharapkan pertumbuhan wisatawan mancanegara ke Indonesia dapat terus meningkat.
Kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Indonesia memang terhitung tinggi meski jumlahnya masih kecil. Saat ini, kunjungan wisatawan dari Singapura, Malaysia dan Tiongkok lebih mendominasi.
" Jumlah wisatawan Tiongkok melampaui wisatawan asal Australia sehingga kini lima besar negara asal wisatawan di Indonesia didominasi Singapura, Malaysia, Tiongkok, Australia dan Jepang," pungkas Mari.
Demi mendorong peningkatan wisatawan dunia, jumlah penerbangan langsung ke destinasi wisata pun akan ditingkatkan. China dan negara-negara Eropa telah memastikan penyediaan penerbangan langsung ke tujuan wisata lainnya di Indonesia selain Bali. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya