Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Hotel Syariah Indonesia Bidik Negeri Sakura

Reporter : Ervina
Selasa, 3 Juni 2014 13:00
Hotel Syariah Indonesia Bidik Negeri Sakura
Dalam waktu dekat kemungkinan akan mengembangkan hotel syariah di Nagano atau Tokyo. Hal ini salah satunya karena ada kerjasama dengan salah satu mitra yayasan pengembangan asal Jepang

Dream - Bisnis hotel syariah saat ini kian digandrungi banyak orang. Bukan hanya oleh umat muslim Tanah Air, tetapi juga oleh kalangan non-muslim lokal dan internasional.

Hotel Sofyan merupakan salah satu hotel yang kian fokus mengembangkan bisnis berbasis syariah. Setelah sukses dengan jaringan hotel syariah di Indonesia, dalam waktu dekat pemilik Hotel Sofyan akan mengembangkan bisnis serupa di Jepang.

" Dalam waktu dekat kemungkinan akan mengembangkan hotel syariah di Nagano atau Tokyo. Hal ini salah satunya karena ada kerjasama dengan salah satu mitra yayasan pengembangan asal Jepang," papar pemilik Hotel Sofyan, Riyanto Sofyan saat ditemui di acara Konferensi Pariwisata Syariah, Jakarta.

Meskipun mayoritas warga di Negeri Sakura bukan muslim, pria berkacamata ini menyebut hal itu bukan kendala. Justru menjadi tantangan dan kelebihan hingga bisa menarik minat tamu yang bukan dari kalangan penganut Islam.

" Banyak wisatawan ingin berlibur ke Jepang, namun kendala sulitnya menemukan restoran halal menjadi tantangan tersendiri. Harapan kami dalam waktu dekat setidaknya bisa mengelola satu restoran halal dan hotel syariah di sana," lanjut Riyanto lagi.

Meski sudah memasuki masa penjajakan, Paman dari artis Marshanda ini mengaku tengah memikirkan cara mengelola sumber daya manusia. Jika dibandingkan kebutuhan lain, pengelolaan sumber daya manusia merupakan merupakan salah satu faktor dasar dan menjadi tantangan terbesar.

Diakuinya pengelolaan sumber daya manusia pula yang membuat manajemen hotel syariah terkesan bergerak sedikit lamban dibandingkan hotel konvensional.

" Waktu training untuk level manager saja minimal 6 bulan dan akan dikirim langsung ke Jakarta. Kita siapkan SDM berkualitas untuk bisa mengantisipasi dan mengakomodasi berbagai hal dan tantangan yang nantinya akan ditemui saat bisnis tersebut mulai beroperasi," ucap Riyanto lagi.

Setelah resmi beroperasi, rencananya bisnis serupa juga akan merambah Malaysia. Bedanya, bisnis hotel di Negeri Jiran rencananya akan diintegrasikan dengan rumah sakit berbasis syariah. (Ism)

Beri Komentar