Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kabar buruk bagi para ekspatriat yang bekerja di Bahrain. Seorang anggota senior parlemen Bahrain senior bersama pihak oposisi tengah mengusulkan undang-undang baru yang melarang ekspatriat mengemudi di negara Teluk. Alasan yang digunakan adalah hak mengemudi pekerja asing tidak konstitusional.
Laporan media lokal menyebutkan rancangan UU lalu lintas tersebut menyatakan larangan mengemudi bagi semua warga asing, dengan tidak menyebutkan apakah ada pengecualian.
Tak pelak usulan draft UU tersebut langsung diprotes para pelaku usaha Bahrain. Kamar Dagang dan Industri Bahrain (BCCI) menilai draft UU itu merupakan langkah mundur bagi industri pariwisata negara itu yang akan melumpuhkan kepercayaan bisnis.
" Pasal 20 yang melarang ekspatriat mengemudi telah menjauhkan imigran dari salah satu hak dasar manusia," kata BCCI dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, juru bicara Menteri Negara Urusan Informasi dan Pemerintah Sameera Rajab mengatakan RUU itu secara konstitusional memang patut dipertanyakan.
Dia pun menyindir pihak oposisi dengan mengatakan pemerintah selama ini selalu bergerak maju, bukan mundur. Ditegaskannya, pemerintah sedang mengikuti dengan seksama perkembangan hukum yang sedang diperdebatkan itu
BCCI mengatakan Bahrain harus menjaga iklim bisnis yang lebih ramah bagi para pelaku usaha. " Keputusan kontroversial tersebut hanya akan merugikan reputasi Bahrain, merusak aset investasi dalam jangka panjang dan mengguncang komunitas bisnis Bahrain," katanya.
Belum ada tanggal pasti kapan draft tersebut akan dibahas ulang. RUU lalu lintas baru yang diusulkan tersebut digambarkan sebagai produk yang anti-bisnis. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya