4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Pendiri Hotel Sofyan
Dream - Sejak memutuskan untuk fokus merintis bisnis hotel berbasis syariah pada tahun 1992, Sofyan Ponda pendiri Hotel Sofyan menuai banyak kesuksesan. Kini di tangan generasi kedua, Hotel Sofyan tetap konsisten dengan bisnis syariah dan telah bertransformasi menjadi sebuah waralaba hotel syariah.
Selain dua hotel yang berlokasi di Jakarta, Hotel Sofyan kini telah memiliki enam jaringan hotel syariah yang berlokasi di Bogor, Padang, Lampung, Palembang, Pandeglang, dan Semarang. Dalam waktu dekat rencananya akan ada empat hotel lain yang dikembangkan dengan basis syariah di Lombok, Jambi, dan dua di Makassar.
Diakui oleh Riyanto Sofyan, konsep hotel yang dikelolanya berhasil menarik minat para investor atau manajemen hotel untuk bekerjasama dan mengadopsi konsep yang sama dengan yang diterapkan di Hotel Sofyan. Sejauh ini semua hotel yang berlokasi di seluruh Indonesia merupakan hasil kerjasama dengan investor lokal.
" Jaringan waralaba hotel kami terbentuk karena ada investor yang ingin hotelnya dikelola dan dibangun dengan sistem syariah, hal tersebut tidak terlepas dari keberhasilan kami selama ini sehingga investor memercayakan ke jaringan Hotel Sofyan," ucap Riyanto Sofyan selaku Chairman Hotel Sofyan saat ditemui tim Dream, kemarin di Hotel Borobudur, Jakarta.
Meski semua investornya warga lokal, ada juga investor asing yang mengaku tertarik mengembangkan bisnis ini. Saat ini sedang dalam proses penjajakan dengan investor dari Malaysia dan Timur Tengah.
Ketika disinggung berapa kisaran biaya yang dibutuhkan untuk membuka waralaba hotel syariah, pria berkacamata ini menyebut biayanya tergantung dengan kompleksitas pengerjaan. Studi situasi, kondisi serta kelayakan akan memengaruhi kocek yang disiapkan oleh investor.
" Untuk mengembangkan waralaba hotel syariah biayanya mulai dari Rp 75 hingga 200 juta, kompleksitas tersebut seperti ada technical assistant mulai dari desain kamar, flow pelayanan dan kesiapan lainnya," ucap sosok yang juga merupakan paman kandung artis Marshanda ini.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
