Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia kembali masuk zona merah sehari setelah pelaku pasar melakukan aksi beli dalam nilai yang kurang signifikan. Namun pasar masih mencoba menguat sehingga membuat indeks bergerak fluktuatif.
Pada pembukaan perdagangan saham Rabu, 4 Juni 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 12,77 poin (0,26%) ke level 4.929,383. Hingga perdagangaan pukul 10.28 WIB, indeks masih bergerak fluktuatif dan berada di zona hijau.
Gerak fluktuatif juga dialami Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dibuka melemah di leel 161.86. ISSI sempat masuk zona hijau dan mencapai level tertinggi 162,52.
Awal yang kurang bertenaga juga ditunjukan indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Indeks JII dibuka melemah di level 661,37 namun sempat menguat hingga posisi 664,17.
Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada dalam ulasannya mengatakan, bursa saham Indonesia diwarnai aksi beli pelaku pasar yang sebetulnya belum terlalu signifikan.
Hal ini terlihat dari penutupan IHSG sehari sebelumnya dimana investor asing mencatatkan nett sell tipis di sesi pasca penutupan.
" Meski aksi beli mulai meningkat namun belum sepenuhnya signifikan sehingga kenaikan pun masih terbatas," ujarnya.
Sepanjang perdagangan di awal pembukaan ini sebanyak 10,27 miliar saham syariah telah diperjualbelikan pelaku pasar. Nilai transaksi dari aksi jual-beli ini mencapai Rp 1,73 triliun.
Posisi gerak emiten relatif berimbang antara saham yang menguat dan terkoreksi. Sebanyak 88 emiten syariah pagi ini masih bisa bertahan di zona hijau sementara 61 lainnya masih terkurung di level negatif. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya