Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Erupsi Gunung Merapi Tidak Membuat Perjalanan Kereta Api Terganggu.
Dream – PT Kereta Api Indonesia (Persero)/KAI memastikan erupsi Gunung Merapi tidak mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Yogyakarta. Meski masih normal, abu vulkanik diakui membuat jarak pandang masinis jadi terbatas.
Vice President KAI, Agus Komarudin mengatakan abu vulkanik Gunung Merapi bisa saja mengganggu jarak pandang masinis. Untuk itu, KAI menyiapkan langkah antisipasi dan meningkatkan kewaspadaan untuk operasional kereta api di wilayah Yogyakarta.
“ Kami siapkan masker untuk jajaran pegawai/petugas operasional,” kata dia ketika dihubungi Dream di Jakarta, Jumat 11 Mei 2018.
Sekadar informasi, Gunung Merapi mengeluarkan asap setinggi 5.500 meter pada 07.32 WIB. Letusan ini mengeluarkan suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat.
“ Letusan melontarkan abu vulkanik, pasir, dan material piroklatik,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.
Sutopo mengatakan letusan ini berlangsung tiba-tiba dan tergolong dengan letusan freatik. Kondisi ini terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang muncul karena kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi.
“ Jenis letusan ini tidak berbahaya dan dapat terjadi kapan saja pada gunung api aktif. Biasanya letusan hanya berlangsung sesaat,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya