Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Gaji Bos Top Inggris Setara 131 Kali Lipat Gaji Pegawainya

Reporter : Ramdania
Kamis, 21 Agustus 2014 07:05
Gaji Bos Top Inggris Setara 131 Kali Lipat Gaji Pegawainya
Kepala perusahaan terbesar di Inggris memperoleh pendapatan sebesar 131 kali lipat dibandingkan rata-rata penerimaan para karyawan perusahaan itu.

Dream - Penelitian menunjukkan adanya kesenjangan petumbuhan upah antara bos dengan karyawannya.

Seperti dikutip dari Arab News, Kamis, 21 Agustus 2014, kesenjangan upah terjadi dua kali lipat sejak tahun 1998, ketika gaji kepala eksekutif di FTSE rata-ratanya 47 kali lipat dari gaji staf.

Pemerintah Inggris telah menyiapkan rancangan undang-undang untuk membatasi gaji dan bonus para eksekutif yang sejak krisis keuangan menuai amarah publik karena pembayaran tinggi untuk senior eksekutif.

" Ketika bos mendapatkan upah beratus kali dari stafnya maka akan menciptakan rasa ketidakadilan," ujar Direktur High Pay Center, instansi pembuat laporan tersebut, Deborah Hargreaves.

Kepala Pemasaran WPP, Martin Sorrell mengaku mendapatkan upah 800 kali dari karyawannya atau sebesar US$ 49,6 juta. Bos retail Simon Wolfson mendapatkan gaji hingga 460 kali karyawannya pada tahun 2013. Dia kemudian memilih untuk membagikannya sebagai bonus para pegawai. Kepala kelompok pertambangan Randgold Resources, Mark Bristow, dibayar 231 kali lipat dari upah karyawannya.

Studi ini berawal dari adanya pengumuman pihak Bank of England mengenai pertumbuhan gaji yang berada 1,25% di bawah tingkat inflasi. Gubernur Bank of England Mark Carney mengatakan angka tersebut menggambarkan pertumbuhan upah yang rendah dan belum pernah terjadi sebelumnya di Inggris.

Terdapat data resmi yang memperkirakan terjadi penurunan gaji tahunan sebesar 0,2% pada kuartal kedua tahun ini. Penurunan ini terjadi pertama kali sejak krisis keuangan pada tahun 2009.

Pemerasan terhadap daya beli masyarakat datang bahkan setelah ekonomi Inggris mulai tumbuh dari keterpurukan sejak krisis keuangan global pada tahun 2008.

" Pemerintah perlu mengambil tindakan yang lebih radikal untuk menciptakan keadilan ini," ujar Hargreaves.

Beri Komentar