Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gojek Dikabarkan Akan Mendapatkan Investasi Dari Google. (Foto: Shutterstock)
Dream – Raksasa perusahaan mesin pencarian, Google, akhirnya resmi mengungkapkan rencana investasi di perusahaan transportasi online, PT Gojek Indonesia. Dikutip dari blog Google, Vice President of Google’s Next Billion Team, Caesar Sengupta mengatakan investasi yang dikucurkan diharapkan bisa membantu perkembangan ekonomi berbasis internet dan berkembang bersamanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gojek akan memperoleh tambahan amunisi modal dalam jumlah jumbo. Perintis transportasi online di Indonesia itu akan mendapat dana segar sekitar US$1,2 miliar atau sekitar Rp16,02 triliun.
Tak hanya dari Google, modal baru juga disuntik dari Temasek Holdings, KKR&Co., Warburg Pincus LLC, dan platform online Tiongkok, Meituan Dianping.
“ Gojek dipimpin tim manajemen asal Indonesia yang kuat dan punya catatan yang terbukti membuat hidup para penggunanya menjadi lebih mudah,” kata Sengupta
Menurut Sengupta, perusahaan selama ini telah banyak terlibat dalam mendukung dan berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. Alasan inilah yang membuat Google memutuskan untuk menanamkan modal di perusahaan pengembang, Go-Jek.
Sengupta menilai investasi ini membuat Google bisa bermitra dengan perusahaan terkemuka Indonesia dalam upaya mengembangkan ekosisten startup. Selain berupaya memperdalam komitmen dalam ekonomi internet Indonesia.
" Dengan investasi di perusahaan lokal, membangun produk relevan dan melatin talenta lokal, kami berharap bisa melihat lebih banyak perusahaan mengagumkan seperti Go-Jek yang tumbuh di Indonesia,"
Indonesia, lanjut Sengupta, selama ini telah menjadi negara kedua yang memiliki Google Station, produk penyedia Wi-Fi berkualitas terbaik yang bekerja sama dengan mitra lokal.
Google juga telah turut berpartisipasi mendesain produk yang dapat digunakan netizen di Indonesia. Yang terbaru, Indonesia diakui menjadi satu dari dua negara pertama di dunia yang mendapat layanan aplikasi terbaru, Google Go.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya