Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Google Menampilkan Doodle Enam Kotak Yang Menampilkan Gambar Berbeda, Salah Satunya Adalah Gambar Seorang Pria. (Foto: Google)
Dream – Google menampilkan gambar dengan kotak-kotak berwarna ceria. Salah satu kotak itu berisi wajah seorang pria bernama Marshall McLuhan. Mengapa Google sampai memberikan tempat khusus bagi pria tersebut?
McLuhan yang memiliki nama asli Herbet Marshall McLuhan ternyata terkenal sebagai peramal internet. Filsuf dan intelek ini memprediksi akan ada internet 35 tahun sebelum internet itu hadir.
Kini, Google memperingati hari ulang tahun McLuhan ke-106 tahun dengan doodle.
Dilansir dari The Telegraph, pria bernama asli Herbet Marshall McLuhan ini lahir di Kanada pada 1911. McLuhan mengenyam pendidikan di Univeristy of Manitoba dan University of Cambridge sebelum menjadi dosen di University of Toronto.

Dia mulai terkenal sejak tahun 1960 ketika bekerja sebagai ahli teori media dan menciptakan istilah “ desa global” yang merupakan visi awal era internet. Sayangnya, teori ini penuh kontroversi di kalangan akademisi sepanjang 1970 dan setelah kematiannya pada tahun 1980. Kemudian, pada tahun 1989, internet lahir dan McLuhan dipandang sebagai “ minat baru”.
Bagaimana Pria Ini Ramal Era Internet?
Dalam teorinya, McLuhan membagi sejarah manusia menjadi empat era, yaitu akustik, sastra, cetak, dan elektronik. Di bukunya yang berjudul The Gutenberg Galaxy, dia meramalkan dunia memasuki era keempat, yaitu elektronik. Era ini ditandai dengan masyarakat yang disatukan dengan teknologi. McLuhan pun menyebutnya dengan “ desa global” dan setiap orang memiliki akses ke informasi yang sama melalui teknologi. Konsep “ desa global” ini dipahami sebagai internet.
Dalam buku selanjutnya, Understanding Media, McLuhan memperluas metode komunikasi menjadi lebih penting daripada informasi di era elektronik. Dia pun makin sering tampil di televise dan menjelaskan teori bahwa medium (wadah pesan) adalah pesannya.
Teorinya ini turut mempengaruhi filsuf Perancis, Jean Baudrillard, Pierre Elliot Trudeau—ayah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan seniman Andy Warhol.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam