BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Salah Satu Bandara Di Papua (Facebook @jokowi)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menggenjot pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua dan Papua Barat. Di daerah ini, Jokowi membangun bandara-bandara megah.
“ Dalam rapat terbatas mengenai pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Papua dan Papua Barat secara terpisah di Jakarta, kemarin saya mewanti-wanti jajaran pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan memanfaatkan segenap potensi Papua dan Papua Barat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Jokowi dilansir dari akun resmi Facebook-nya. @Jokowi, Jumat 21 Juli 2017.
Khusus di Papua Barat, mantan wali kota Solo ini meminta pembangunan infrastruktur dipercepat, seperti pelabuhan di Sorong, Bintuni, dan Kaimana. Ada juga pengembangan dermaga penyeberangan di Wasior dan Folley.
Nah, Jokowi pun memamerkan hasil pembangunan bandara di Papua dan Papua Barat di Facebook. Yang pertama adalah Bandara Nop Goliat Dekai di Yahukimo, Papua. Bandara ini dibangun di atas lahan seluas 230 hektare. Pembangunannya dilakukan dari tahun 2004-2010 dengan anggaran sebesar Rp321 miliar.
Bandara tersebut sudah bisa didarati oleh pesawat jenis ATR-72 dan dikembangkan sehingga bisa didarati oleh pesawat berbadan lebar jenis Boeing 737.

Bandara yang kedua adalah Bandara Domine Eduardo Osok, Sorong, Papua Barat. Bandara ini punya landasan pacu (runway) dengan panjang 2.060 meter dan lebar 45 meter. Bandara ini bisa didarati oleh pesawat berbadan lebar (wide body) dan pesawat propeller. Bandara Domine Eduardo Osok ini dibangun 2011 dan selesai tahun 2016.
Yang ketiga adalah Bandara Wamena, Papua. Bandara ini memerlukan anggaran Rp200 miliar untuk renovasi. Bandara yang semula berupa “ bedeng” kini menjelma menjadi bandara yang cantik, dilengkapi dengan fasilitas toilet dan ruangan ber-AC.

Keempat, ada Bandara Mopah, Merauke. Bandara Mopah ini dibangun pada 1943, khusus untuk keperluan darurat perang. Kini, bandara tersebut melayani penerbangan ke Jayapura, Timika, Makassar, Surabaya, serta Jakarta. Dengan panjang landasan 2.250 meter, bandara ini bisa didarati oleh pesawat Boeing 737.
Sahabat Dream penasaran melihat penampakan bandara-bandara cantik di Papua? Lihat videonya di sini.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
