Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Harga Referensi Umroh Cegah Jemaah di-`PHP` Biro Travel

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 5 Januari 2018 06:12
Harga Referensi Umroh Cegah Jemaah di-`PHP` Biro Travel
Pemerintah sedang mematangkan aturan penyeragaman biaya umroh.

Dream – Pemerintah berencana menentukan harga referensi penyelenggaraan umroh. Ide tersebut disambut baik para pengusaha penyelenggara haji dan umroh karena dianggap bisa melindungi jemaah umroh dari praktik biro travel yang nakal.

“ Harapannya, ya, penyelenggaraan umroh semakin baik. Masyarakat tidak di-PHP (Pemberi Harapan Palsu)-kan oleh travel umroh,” kata Wakil Ketua Hubungan Kelembagaan dan Kehumasan Himpunan Penyelenggara Haji dan Umrah (HIMPUH), Muharom Ahmad, ketika dihubungi Dream di Jakarta, ditulis Jumat 5 Januari 2018.

Ahmad mengatakan asosiasi penyelenggara haji dan umroh memang berdiskusi dengan pemerintah untuk membahas harga referensi paket umroh. Hal ini bertujuan agar kasus biro travel nakal seperti pernah dilakukan First Travel tidak kembali terulang.

“ Harga referensi juga membuat persaingan menjadi lebih sehat,” kata dia.

Sekadar informasi, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Nizar Ali, mengatakan pihaknya sedang mengkaji rencana ini bersama asosiasi travel umroh. Tarif Rp20 juta dinilai lebih rasional karena telah mencakup pelayanan standar minimal.

“ Kalau tidak ditetapkan, tak ada persaingan sehat. Yang mematok Rp14 juta, Rp16 juta itu kan artinya mereka mengurangi standar,” kata Nizar di Jakarta, Jumat 22 Desember 2017 dikutip dari Merdeka.com.

(Sah)

 

Beri Komentar